Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia
BALI, iNews.id - Nasi Jinggo selama ini dikenal sebagai kuliner sederhana khas Bali dengan porsi kecil dan sambal pedas yang khas. Namun di balik popularitasnya, nasi jinggo ternyata lahir dari kisah perjuangan seorang ibu yang berjualan untuk para buruh pelabuhan sejak puluhan tahun lalu.
Berdasarkan cerita yang dibagikan Chef Dadok Pratama, nasi jinggo bermula sekitar tahun 1970. Sosok di balik kuliner legendaris tersebut adalah Ni Ketut Ngasti atau yang akrab dikenal sebagai Men Jinggo.
Kala itu, Men Jinggo menjual nasi bungkus sederhana di kawasan Pelabuhan Sanggaran. Nasi tersebut menjadi teman sarapan sekaligus bekal para buruh yang bekerja di area pelabuhan.
"Nenek Odah (Ni Ketut Ngasti) menjual nasi bungkus untuk para buruh di kawasan Pelabuhan Sanggaran, Bali. Praktis, sederhana, namun penuh rasa menjadi teman sarapan dan bekal para pekerja saat itu," ujar Chef Dadok Pratama dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Praktis, sederhana, namun kaya rasa membuat nasi bungkus buatan Men Jinggo cepat dikenal masyarakat. Ciri khasnya berupa nasi porsi kecil lengkap dengan lauk sederhana dan sambal pedas yang dibungkus daun pisang.
Cerita di Balik Nama Nasi Jinggo
Tak hanya kisah jualannya yang menarik, nama 'Nasi Jenggo' juga memiliki cerita unik. Menurut Chef Dadok Pratama, nama tersebut terinspirasi dari panggilan anak Men Jinggo yang akrab disapa 'Jenggo', sebutan yang populer pada masa film-film laga era tersebut.
"Nama ‘Nasi Jenggo’ sendiri memiliki kisah unik. Terinspirasi dari panggilan sang anak yang akrab disebut ‘Jenggo’, nama yang mulai dikenal pada masa film-film laga populer di zamannya," katanya.
Sang anak kemudian tumbuh menjadi tokoh besar di dunia kuliner Indonesia, yakni Henry Alexie Bloem yang dikenal sebagai mantan President of Indonesian Chef Association (ICA).
Seiring waktu, nasi jinggo berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Bali yang bisa ditemukan hampir di berbagai sudut kota, terutama pada malam hari. Meski kini memiliki banyak variasi lauk, cita rasa sederhana khas racikan awalnya tetap menjadi daya tarik utama.
Pencipta Nasi Jinggo Meninggal Dunia
Di tengah kisah legendaris tersebut, kabar duka datang dari keluarga Men Jinggo. Ni Ketut Ngasti dikabarkan meninggal dunia.
"Telah berpulang dengan tenang, Men Jinggo (Ni Ketut Ngasti), seorang ibu pencipta Nasi Jinggo Bali," tulis unggahan akun Instagram @yongki_gunawan_kue.
Prosesi ngaben rencananya akan digelar pada 12 Mei 2026. Tidak diketahui pasti kapan Men Jinggo mengembuskan napas terakhir, termasuk penyebab kematiannya.
Kepergian Men Jinggo meninggalkan jejak besar dalam dunia kuliner Bali. Sosoknya dikenang sebagai perempuan yang berhasil mengubah nasi bungkus sederhana menjadi salah satu makanan paling ikonik di Pulau Dewata.


