Sean Gelael Bersinar di Mandalika, Antusiasme Fans Meledak Meski Akhir Pahit
LOMBOK TENGAH, iNews.id – Sean Gelael bersinar di Mandalika dengan dukungan luar biasa dari fans meski harus mengakhiri balapan dengan hasil pahit.
Pembalap Indonesia itu tampil pada GT World Challenge Asia putaran kedua yang digelar di Sirkuit Mandalika pada 1-3 Mei 2025. Kehadirannya langsung menyedot perhatian besar sepanjang akhir pekan.
Antusiasme penonton terlihat sejak sesi pit walk. Garasi Sean dipadati penggemar yang ingin berfoto dan meminta tanda tangan.
Sean merespons dengan sikap terbuka. Dia melayani permintaan fans dan bahkan membagikan merchandise kepada pengunjung yang datang.
Suasana semakin ramai saat sesi grid walk. Penggemar yang memiliki akses turun langsung ke lintasan terlihat antusias mendekati mobil Ferrari 296 GT3 Evo bernomor 50 miliknya.
Sean mengaku kehadiran penonton memberi motivasi tambahan. “Saya sangat senang akhirnya benar-benar bisa balapan di Mandalika di depan ribuan penonton yang hadir dan itu membuat motivasi jadi berlipat,” ujarnya.
Performa Kuat hingga Insiden Penentu
Motivasi tersebut langsung tercermin dalam performa di lintasan. Sean berhasil meraih pole position sebelum menjalani Race 1.
Dia finis di posisi ketiga secara keseluruhan dan kedua di kelas Silver pada balapan Sabtu (2/5/2026). Hasil itu menjadi pencapaian penting dalam penampilannya di Mandalika.
Pada Race 2, Sean memulai dari posisi keenam. Dia sempat berada dalam perebutan podium kelas Silver sebelum insiden terjadi.
Tabrakan dengan Adderley Fong di Tikungan 11 membuat mobilnya keluar lintasan dan terhenti di gravel. Kerusakan yang terjadi membuat dia tidak bisa melanjutkan balapan.
“Saya lihat dia melebar dan saya berusaha menyusulnya karena kesempatan terbuka. Tapi jalurnya ditutup dan terjadilah tabrakan itu,” katanya.
Meski gagal finis di Race 2, penampilan Sean tetap meninggalkan kesan kuat. Antusiasme penonton dan perhatian media menjadi bukti daya tariknya di Mandalika.
Banyak pihak kini menantikan kehadirannya kembali. Namun jadwal padat di FIA WEC dan GT World Challenge Europe menjadi tantangan tersendiri.
Dalam satu musim, dia harus menjalani setidaknya 13 balapan endurance, belum termasuk sesi tes. Hal itu membuat peluang tampil lagi di Mandalika bergantung pada jadwal yang tersedia.
Balapan berikutnya adalah FIA WEC putaran kedua, 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia pada 9 Mei 2026. Sean akan kembali fokus menghadapi tantangan tersebut.










