Kisah Mbah Mardi jadi Jemaah Calon Haji Tertua, Nabung 30 Tahun dari Hasil Tani

Kisah Mbah Mardi jadi Jemaah Calon Haji Tertua, Nabung 30 Tahun dari Hasil Tani

Terkini | inews | Minggu, 3 Mei 2026 - 16:07
share

KULONPROGO, iNews.id – Mbah Mardijiyono Kartosentono, jemaah calon haji asal Kabupaten Bantul, Yogyakarta, menjadi pusat perhatian saat tiba di Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulonprogo. Pria yang akrab disapa Mbah Mardi ini tercatat sebagai jemaah tertua di Embarkasi YIA pada musim haji 2026 dengan usia mencapai 103 tahun. 

Meski sudah berusia lebih dari satu abad, Mbah Mardi tampak sehat dan ceria saat disambut petugas yang kemudian membantunya menggunakan kursi roda menuju asrama. 

Keberangkatan Mbah Mardi ke Tanah Suci merupakan buah dari kesabaran dan tekad kuat selama puluhan tahun. Ia diketahui telah menabung sedikit demi sedikit selama 30 tahun dari penghasilannya bekerja sebagai buruh tani. Tak hanya itu, ia juga rela menjual ternak sapi peliharaannya demi mencukupi biaya perjalanan ibadah haji. 

Mbah Mardi tergabung dalam Kloter 9 asal Kabupaten Bantul bersama 360 jemaah lainnya. Menariknya, kakek berusia satu abad ini berangkat seorang diri tanpa pendampingan dari pihak keluarga. 

Ketua Kloter 9, Edy Purwanto mengatakan, petugas akan memberikan pengawalan ekstra bagi Mbah Mardi.

“Mbah Mardi dinyatakan sehat walafiat dan sangat siap melaksanakan ibadah. Karena berangkat sendiri, petugas khusus telah disiapkan untuk mendampingi segala aktivitasnya selama di Tanah Suci,” katanya, Minggu (3/5/2026).

Rombongan Kloter 9 dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi melalui Embarkasi YIA pada Minggu (3/5/2026) pagi. Secara keseluruhan, total jemaah calon haji asal Kabupaten Bantul yang diberangkatkan pada tahun 2026 ini mencapai 1.060 orang. 

Kisah Mbah Mardi menjadi bukti nyata bahwa usia dan keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk mewujudkan niat suci menuju Tanah Suci.

Topik Menarik