Wamen Isyana Ajak Perempuan Bangun Generasi Emas dari Keluarga di Women's Inspiration Awards 2026

Wamen Isyana Ajak Perempuan Bangun Generasi Emas dari Keluarga di Women's Inspiration Awards 2026

Terkini | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 17:21
share

JAKARTA, iNews.id – Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan besar atau pembangunan infrastruktur megah, tetapi juga oleh apa yang terjadi di dalam rumah. Pesan inilah yang disampaikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026.

Di tengah momentum bonus demografi, di mana jumlah usia produktif Indonesia sedang berada di puncaknya, Isyana menegaskan bahwa kunci keberhasilan bukan sekadar jumlah, melainkan kualitas manusia yang dibentuk sejak dini.

Menurutnya, setelah pembangunan fisik terus digenjot, kini saatnya Indonesia fokus pada pembangunan manusia. Dan fondasi dari semua itu bermula dari unit terkecil: keluarga.

"Kalau kita ingin memanfaatkan bonus demografi dengan maksimal, maka pembangunan manusia menjadi sangat penting," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Namun, Isyana menekankan bahwa membangun kualitas generasi tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan. Di dalam keluarga, sosok ibu sering kali menjadi pusat dari berbagai fungsi penting—pendidik pertama, penjaga kesehatan, hingga pengelola keuangan rumah tangga.

Peran tersebut bukan hanya penting, tetapi juga strategis dalam menentukan arah masa depan anak-anak Indonesia. Dari tangan perempuan di rumah, lahir generasi yang akan membawa bangsa ini melangkah menuju Indonesia Emas 2045.

Meski demikian, Isyana mengingatkan bahwa besarnya peran perempuan di ranah domestik tidak boleh menjadi batas. Perempuan tetap memiliki hak penuh untuk menentukan jalan hidupnya—baik memilih berkarier, berkarya di ruang publik, maupun fokus di dalam rumah.

Baginya, pemberdayaan perempuan justru terletak pada kebebasan memilih dan kesempatan yang setara.

"Perempuan bisa menjalankan banyak peran luar biasa, tetapi mereka juga berhak menentukan pilihan hidupnya sendiri," tegasnya.

Perubahan status Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi kementerian penuh pun disebut sebagai langkah nyata pemerintah untuk memperkuat peran keluarga dalam pembangunan bangsa.

Isyana percaya, ketika keluarga kuat dan perempuan diberdayakan, maka fondasi bangsa akan kokoh. Dari sanalah kualitas sumber daya manusia Indonesia akan tumbuh secara berkelanjutan.

Pesan yang digaungkan pun jelas dan kuat, yaitu perubahan besar tidak selalu dimulai dari panggung besar. Ia lahir dari ruang-ruang kecil di rumah, dari tangan perempuan yang mendidik dengan cinta, dan dari keputusan berani untuk terus berkarya.

Karena pada akhirnya, kata Isyana, perempuan bukan hanya penjaga rumah—mereka adalah pencetak masa depan bangsa.

Topik Menarik