Wamenpar Ungkap Kisah Perempuan Inspiratif di Women’s Inspiration Awards 2026
JAKARTA, iNews.id – Di balik pesona destinasi wisata Indonesia yang mendunia, ada peran besar yang kerap luput dari sorotan, yaitu perempuan. Hal inilah yang disampaikan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, saat berbagi pengalaman dalam ajang Women’s Inspiration Awards 2026.
Bagi Ni Luh, kunjungan kerja ke berbagai daerah bukan sekadar agenda formal. Setiap perjalanan justru membuka mata tentang kekuatan nyata yang menggerakkan pariwisata dari akar rumput, para perempuan di desa wisata.
Ia menemukan bahwa perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi aktor utama yang menjaga denyut kehidupan pariwisata. Mulai dari melestarikan budaya lokal, mengelola usaha mikro, hingga menjadi pemandu wisata, semua dijalankan dengan peran ganda yang luar biasa.
"Bertemu mereka, mendengar cerita mereka, itu membuat saya semakin semangat menjalankan amanah ini," ungkapnya, Kamis (30/4/2026).
Indonesia sendiri memiliki sekitar 6.200 desa wisata yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Dalam kunjungannya ke berbagai destinasi seperti kawasan Danau Toba, Bali, Yogyakarta, hingga Labuan Bajo, Ni Luh melihat satu kesamaan yang kuat, perempuan selalu hadir sebagai penggerak utama.
Fakta ini bukan sekadar pengamatan, tetapi juga didukung data. Sekitar 60 persen pekerja di sektor pariwisata Indonesia adalah perempuan, angka yang menunjukkan betapa dominannya kontribusi mereka.
Melihat potensi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus memperkuat pendampingan bagi pelaku wisata, terutama di desa-desa. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih kokoh.
Bagi Ni Luh, masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kualitas pengelolaan dan keberlanjutan. Ia menegaskan bahwa keduanya harus berjalan beriringan.
Ketika pariwisata dikelola dengan baik dan berkelanjutan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh wisatawan, tetapi juga langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
"Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan akan memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Indonesia," tegasnya.










