Curhat Buruh Perempuan di May Day, Keluhkan Gaji UMR Tak Cukup Buat Beli Skincare

Curhat Buruh Perempuan di May Day, Keluhkan Gaji UMR Tak Cukup Buat Beli Skincare

Berita Utama | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 15:07
share

JAKARTA, iNews.id - Rombongan bus yang membawa ratusan buruh asal Cirebon, Jawa Barat ikut memeriahkan aksi May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Mereka datang dengan penuh dukungan oleh perusahaan tempat kerjanya.

"Iya, memang ada agenda sih dari perusahaan gitu buat ke Jakarta. Ada sekitar 10 Bus, 1 busnya itu ada 30 orang lebihlah. Semuanya satu PT 350 orang," kata Vania saat ditemui di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).

Dalam momentum Hari Buruh ini, menurutnya para pekerja perempuan masih mengalami beberapa persoalan. Dia berharap pemerintah memperhatikan hal tersebut khususnya hari libur bagi pekerja dan kenaikan upah.

"Mungkin lebih ke hak-hak para pekerja sih. Khususnya perempuan, banyak yang belum dapet. Kayak hari libur terus kenaikan gaji juga," kata Vania.

Upah Minimum Regional (UMR) Cirebon sekitar Rp2,8 juta dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ataupun gaya hidup para buruh perempuan.

Kenaikan harga kebutuhan pokok setiap tahunnya serta biaya perawatan diri turut menjadi beban tambahan bagi pekerja perempuan.

"Kurang ah, setiap tahun kan skincare tiap tahun nambah mahal. Apalagi ditambah bahan pokok juga, buat perawatan kurang," ucap Elly, rekan Vania. 

Dengan upah tersebut, setiap bulannya Elly selalu mengatur pengeluaran dengan cermat. Termasuk menyisihkan penghasilan untuk kebutuhan liburan.

"Ya, kuranglah. Jadi kita juga harus pintar-pintar membudget uang UMR Cirebon," ucap Elly.

Topik Menarik