Petugas Haji Terapkan SOP Ketat, Katering Jemaah Indonesia Wajib Lolos Test Food

Petugas Haji Terapkan SOP Ketat, Katering Jemaah Indonesia Wajib Lolos Test Food

Berita Utama | inews | Kamis, 30 April 2026 - 14:26
share

MAKKAH, iNews.id – Otoritas Daerah Kerja (Daker) Makkah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) super ketat bagi seluruh perusahaan penyedia katering jemaah haji. Langkah ini diambil sebagai mitigasi risiko kesehatan fatal akibat kelalaian dapur distribusi logistik.

Pengawasan berlapis ini mulai diintensifkan menjelang pendaratan 12 kloter perdana jemaah haji dari Madinah pada Kamis (30/4/2026). PPIH Daker Makkah mewajibkan proses pengetesan sampel makanan sebelum armada katering diperbolehkan mendistribusikannya ke permukiman jemaah.

Pengecekan sampel harian tersebut langsung dieksekusi oleh Seksi Konsumsi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pemeriksaan difokuskan pada uji kualitas rasa, tingkat kematangan, dan higienitas menu nusantara yang disajikan.

"Jadi dalam SOP-nya, setiap kali pihak dapur itu menyediakan atau memasak makanan, itu nanti ada sampel yang diserahkan ke kantor Daker," ujar Kepala Daker Makkah, Ihsan Faisal.

Ihsan menegaskan filter kualitas ini tidak memberikan toleransi sedikit pun bagi penyedia katering yang berani bermain-main dengan standar. Salah satu dapur yang telah lolos inspeksi adalah Dapur Ahlazat di wilayah Misfalah.

Fasilitas logistik berskala raksasa ini terbukti mampu memproduksi 6.150 porsi makanan dalam satu kali sesi operasional memasak. Kapasitas masif ini disiapkan untuk melayani jatah makan pagi, siang, dan malam secara konsisten tanpa henti.

Dengan jaminan mutu dari Daker Makkah, jemaah beserta keluarganya di Tanah Air tidak perlu mengkhawatirkan keamanan asupan konsumsi. Makanan yang diterima di kamar hotel dipastikan aman, sehat, dan memadai secara takaran nutrisi.

"Takaran atau pun gramasi dalam konsumsi itu insya Allah sudah sesuai dengan kebutuhan gizi, memenuhi standar minimal kebutuhan jemaah," tutur Ihsan.

Topik Menarik