Jagoan Prancis Christo Popov Sebut Indonesia Tak Bersemangat di Piala Thomas 2026
HORSENS, iNews.id - Tim Thomas Indonesia harus menerima kenyataan pahit usai kalah 1-4 dari Prancis dalam laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Rabu (29/4/2026). Hasil ini memastikan langkah Indonesia terhenti lebih awal dalam turnamen beregu paling bergengsi tersebut.
Kekalahan ini menjadi catatan kelam. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia gagal melaju dari fase grup Piala Thomas. Hasil tersebut sekaligus menutup peluang tim Merah Putih untuk berbicara banyak di edisi 2026.
Prancis meraih kemenangan meyakinkan melalui tiga sektor tunggal putra dan satu ganda putra. Sementara Indonesia hanya mampu mencuri satu poin dari sektor ganda putra.
Pebulu tangkis Prancis, Christo Popov, menilai kemenangan timnya tidak lepas dari kekompakan yang terjaga sepanjang pertandingan. Dia menegaskan seluruh pemain tampil sebagai satu kesatuan, bukan sekadar individu.
"Hari ini kami benar-benar menunjukkan apa yang mampu kami lakukan sebagai sebuah tim. Kami tidak hanya menang pertandingan demi pertandingan tetapi kami menang sebagai sebuah tim," ujar Christo dikutip dari laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Kritik ke Indonesia di Momen Penentuan
Selain memuji timnya, Christo juga menyoroti performa Indonesia. Dia melihat ada perbedaan energi yang cukup jelas, terutama pada momen-momen krusial dalam pertandingan.
"Dan mereka (Indonesia) yang bermain dan tidak bermain benar-benar bersemangat, dan saya pikir mereka juga memberi kami banyak energi, terutama pada momen-momen penting, seperti akhir pertandingan pertama bagi saya dan pertandingan luar biasa Toma (Popov) melawan (Anthony Sinisuka) Ginting," ungkap Christo.
Pernyataan tersebut menegaskan penilaian dia terhadap kondisi mental dan semangat bertanding Indonesia. Pada fase penting, Prancis justru tampil lebih solid dan mampu memanfaatkan situasi.
Kemenangan ini membawa Prancis melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup D, mengikuti Thailand yang keluar sebagai juara grup. Hasil tersebut sekaligus menjawab keraguan terhadap kekuatan tim Prancis di turnamen ini.
Christo mengaku sangat bangga atas pencapaian tersebut. Dia menilai kemenangan atas Indonesia menjadi salah satu momen terbesar bagi timnya dalam kompetisi beregu.
"Bisa dibilang ini adalah pertandingan tim yang sangat besar, dan kami sangat bangga dan senang bisa memenangkannya bersama," tutup Christo.
Indonesia kini harus melakukan evaluasi besar setelah hasil mengecewakan ini. Sementara Prancis melangkah dengan kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi fase gugur Piala Thomas 2026.










