Lupakan Perang, Arab Saudi Terima Jemaah Haji Iran
RIYADH, iNews.id - Jemaah haji Iran telah tiba di Arab Saudi, di tengah konflik Timur Tengah yang membuat tegang hubungan kedua negara. Iran menuduh Saudi mengizinkan wilayahnya untuk digunakan militer Amerika Serikat (AS) menyerang negaranya, namun dibantah keras oleh Riyadh.
Namun kedua negara melupakan konflik tersebut untuk momen suci yakni pelaksanaan haji.
Duta Besar (Dubes) Iran untuk Arab Saudi Alireza Enayati menyambut baik penerimaan jemaah dari negaranya oleh pemerintah Saudi, bahkan menyampaikan terima kasih dan apresiasi.
Enayati mengatakan, jemaah haji Iran mendapat layanan terbaik.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak terkait di Arab Saudi atas layanan yang mereka berikan untuk memastikan kenyamanan para jamaah kami,” kata Enayati, kepada surat kabat Asharq Al Awsat, dikutip Selasa (28/4/2026).
Dia melanjutkan, seluruh jemaah haji Iran akan berkomitmen pada etika haji serta peraturan yang berlaku di Arab Saudi.
Dia juga mendoakan para jemaah haji dari Iran bisa melaksanakan ibadah dengan lancar hingga kembali dengan selamat ke ke tanah air.
“Kedutaan Besar Iran sepenuhnya siap untuk memberikan bantuan dalam hal ini serta berkoordinasi sepenuhnya dengan Kementerian Luar Negeri Saudi,” ujarnya.
Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Iran tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada Sabtu (25/4/2026). Kloter kedua akan tiba pada Selasa.
“Jemaah haji Iran mendapat perawatan yang baik dari Arab Saudi, seperti jemaah haji lainnya, seperti diterima jemaah haji Iran di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Iran memberangkatkan sekitar 30.000 jemaah ke Arab Saudi tahun ini.










