Terungkap! Ini Alasan BPJS Kesehatan Pilih Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan

Terungkap! Ini Alasan BPJS Kesehatan Pilih Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan

Terkini | inews | Kamis, 23 April 2026 - 19:04
share

JAKARTA, iNews.id – Penunjukan artis Raffi Ahmad sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan bukan tanpa pertimbangan. Penasaran?

Di balik keputusan tersebut, ada strategi besar untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan, khususnya ke generasi muda yang selama ini dinilai masih minim kesadaran preventif. 

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa figur publik dengan pengaruh kuat di media sosial menjadi kunci dalam menyampaikan pesan kesehatan secara lebih efektif. Raffi Ahmad dinilai memiliki daya jangkau luas dan kedekatan dengan anak muda.

Menurut Prihati, pendekatan konvensional tidak lagi cukup untuk mengedukasi masyarakat di era digital. Karena itu, BPJS Kesehatan membutuhkan sosok yang mampu menjembatani pesan-pesan penting terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan gaya komunikasi yang lebih ringan dan mudah diterima.

"Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan sebelum sakit, khususnya pada anak muda dan melalui media digital," ungkapnya saat ditemui iNews.id di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Alasan lain yang tak kalah penting adalah upaya mengubah pola pikir masyarakat yang masih cenderung reaktif terhadap kesehatan. BPJS Kesehatan ingin mendorong pergeseran perilaku, dari yang semula fokus pada pengobatan menjadi lebih mengedepankan pencegahan.

Raffi Ahmad dinilai sejalan dengan misi tersebut. Ia kerap menyuarakan pentingnya hidup sehat sejak dini, serta aktif dalam berbagai kampanye publik yang menyasar generasi muda.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan juga ingin memperkuat pemahaman masyarakat bahwa program JKN bukan sekadar layanan saat sakit, melainkan bentuk perlindungan jangka panjang berbasis gotong royong. Dengan jumlah peserta yang telah mencapai sekitar 284 juta jiwa, tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan program melalui peningkatan literasi kesehatan.

"BPJS adalah milik semua. Semangatnya gotong royong untuk membantu sesama," kata Prihati.

Melalui penunjukan Raffi Ahmad, BPJS Kesehatan berharap pesan tersebut bisa lebih cepat menyebar dan mengakar, terutama di kalangan muda. Sebab tanpa perubahan pola pikir sejak dini, sistem jaminan kesehatan sebesar apa pun akan sulit mencapai dampak maksimal.

Topik Menarik