Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Sediakan 10 Konter Makkah Route, Permudah Jemaah Haji

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Sediakan 10 Konter Makkah Route, Permudah Jemaah Haji

Terkini | inews | Kamis, 23 April 2026 - 11:20
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta disiapkan sebagai layanan khusus jemaah haji. Terminal ini dilengkapi dengan layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian Arab Saudi di embarkasi Indonesia.

Dudy mengatakan, sebanyak 10 konter imigrasi disediakan untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lebih cepat dan nyaman bagi jemaah. Pemerintah memastikan seluruh aspek pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan jemaah berjalan optimal sejak keberangkatan hingga kepulangan.

"Terminal 2F telah kami siapkan secara khusus untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, mulai dari fasilitas hingga alur pelayanan yang terintegrasi. Kami ingin memastikan jemaah mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar sejak dari tanah air," kata Dudy dalam keterangannya dikutip, Kamis (23/4/2026). 

Pemerintah melepas keberangkatan jemaah haji kloter pertama tahun 1447 H/2026 di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/4/2026).

Dalam kesempatan ini, Menhub melepas kloter Banten 1 sebanyak 393 jemaah menggunakan penerbangan GA 7302 menuju Madinah. Penerbangan haji dari Terminal 2F dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

"Seluruh pesawat yang digunakan telah melalui ramp inspection dan dinyatakan laik udara sehingga aspek keselamatan penerbangan dapat terjamin. Kami juga menyiapkan rute alternatif sebagai langkah mitigasi jika terjadi gangguan pada jalur utama penerbangan," tuturnya.

Pada tahun 2026, pemerintah memobilisasi lebih dari 221.000 jemaah haji yang akan berangkat dari 14 bandara embarkasi Haji di seluruh Indonesia mrlalui 525 kloter penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu embarkasi terbesar dengan total 34.557 jemaah atau sekitar 16,99 persen dari total nasional.

Topik Menarik