Iran Akan Blokade Selat Hormuz sampai Kesepakatan Damai dengan AS Dicapai
TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan akan terus memblokade Selat Hormuz sampai kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS) dicapai. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (18/4/2025), memberlakukan kembali pembatasan di Selat Hormuz setelah pada Jumat kemarin membukanya secara penuh untuk kapal-kapal komersial.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan akan terus memantau lalu lintas kapal di Selat Hormuz sampai perang melawan AS berakhir sepenuhnya dan perdamaian abadi dicapai.
Selain itu Dewan sedang mempertimbangkan untuk memasukkan blokade AS terhadap kapal-kapal yang berlabuh di pelabuhan Iran sebagai pelanggaran atas kesepakatan gencatan senjata.
"Selama Amerika Serikat menghalangi lalu lintas kapal, menggunakan metode seperti blokade maritim, Iran akan menganggap ini sebagai pelanggaran rezim gencatan senjata dan juga akan menghambat pembukaan kembali Selat Hormuz secara terbatas," bunyi pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, seperti dilaporkan kantor berita Tasnim, Minggu (19/4/2026).
Sementara itu Presiden AS Donald Trump mengatakan, negosiasi dengan Iran sedang berlangsung dan berjalan sangat baik.
"Kita menjalin pembicaraan yang sangat baik. Semuanya berjalan dengan sangat baik," kata Trump.
Dia juga berjanji untuk menyampaikan informasi tambahan tentang kemajuan pembicaraan pada Sabtu malam waktu setempat.
Sebelumnya portal berita Axios, mengutip pernyataan Trump, melaporkan perundingan putaran kedua antara AS dan Iran akan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Minggu ini.









