Pramono ke BUMD Jakarta: Jangan jadi Pemain Lokal, tapi Bertarung ke Luar
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta BUMD di Jakarta berani bermain di pasar global. Ia mendorong ekspansi usaha ke luar negeri agar tidak hanya menjadi pemain lokal.
"Tidak menjadi pemain lokal, tapi bertarung keluar di antaranya misalnya Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan yang lain-lain dan itu akan saya yakin akan bisa memberikan manfaat juga bagi Jakarta," ujar Pramono dalam sambutannya di acara BUMD Leaders Forum 26 di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).
Di hadapan jajaran direksi dan komisaris, Pramono juga meminta agar BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikelola secara transparan dan profesional, serta siap menghadapi tantangan eksternal.
"Maka saya minta juga mereka harus mempersiapkan diri. Dengan demikian, mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka, transparan, dikelola secara profesional," ungkapnya.
Eks Sekretaris Kabinet ini optimistis pengelolaan yang profesional akan membuat BUMD Jakarta lebih tangguh menghadapi tekanan ekonomi ke depan.
Sementara itu, Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta mengatakan forum ini merupakan kelanjutan dari pertemuan Desember 2025, dengan tiga topik diskusi strategis yang diangkat.
"Topik pertama yaitu akselerasi kinerja investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan. Untuk Triwulan I tahun 2026, Alhamdulillah telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk 3 BUMD, yaitu PT Bank Jakarta, PT Perumda Dharma Jaya, dan juga Food Station Tjipinang," ucap dia.









