Penjualan Mobil Maret 2026 Terjun Bebas, Turun 24,6 Persen Dibanding Februari
JAKARTA, iNews.id – Penjualan mobil di Indonesia pada Maret 2026 mengalami penurunan signifikan. Kondisi ini terjadi setelah sebelumnya pasar sempat menunjukkan tren positif pada Februari.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer hanya mencapai 61.271 unit. Angka tersebut turun 13,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 71.099 unit.
Penurunan juga terjadi pada sisi retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen. Pada Maret 2026, angka retail tercatat 66.627 unit atau merosot 13,2 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 76.765 unit.
Jika dibandingkan secara bulanan, penurunan bahkan lebih tajam. Penjualan mobil pada Maret 2026 turun hingga 24,6 persen dari Februari yang mencatatkan 81.250 unit.
Berdasarkan analisa salah satu faktor utama penurunan adalah panjangnya libur Lebaran yang terjadi sepanjang Maret. Momentum tersebut membuat aktivitas distribusi kendaraan dan transaksi tersendat.
Di sisi lain, tren kendaraan listrik justru menunjukkan peningkatan. Penjualan mobil listrik di wilayah Jabodetabek dilaporkan tumbuh pesat dan kini menyumbang sekitar 25 persen dari total pasar otomotif.
Padahal sebelumnya, penjualan mobil pada Maret diproyeksikan meningkat seiring momentum Ramadan dan Lebaran. Namun realisasi di lapangan justru berbanding terbalik dengan ekspektasi.
Jika dibandingkan dengan dua bulan awal tahun 2026 yang masih mencatat pertumbuhan, capaian Maret ini menjadi sinyal perlambatan di industri otomotif nasional.
Dari sisi merek, Grup Astra Toyota masih memimpin pasar dengan penjualan tertinggi sebesar 17.984 unit. Meski demikian, angka tersebut turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 22.522 unit.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan penjualan 8.916 unit, juga turun dari capaian Februari sebanyak 13.452 unit. Sementara Mitsubishi berada di posisi ketiga dengan total penjualan 5.190 unit.
Dua merek lainnya yang masuk lima besar adalah Suzuki dengan 4.552 unit dan Honda yang mencatatkan penjualan 4.129 unit.
Meski mengalami penurunan pada Maret, kinerja penjualan mobil secara kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2026 masih menunjukkan pertumbuhan tipis. Total penjualan mencapai 209.539 unit atau naik 1,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 205.539 unit.
Kondisi tahun ini menjadi penuh tantangan seiring dengan kondisi geopolitik global. Perang Amerika Serikat-Israel dan Iran membuat harga BBM fluktuatif dan aktivitas pereknomian terganggu yang berimbas pada sektor otomotif di Indonesia.










