Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hizbullah Jelang Perundingan dengan Pemerintah Lebanon

Terkini | inews | Sabtu, 11 April 2026 - 15:12
share

TEL AVIV, iNews.id - Israel tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah dalam pertemuan langsung dengan Lebanon pekan depan di Washington DC, Amerika Serikat (AS).

Duta Besar (Dubes) Israel dan Lebanon di Washington DC bertemu hingga Jumat (10/4/2026) larut malam untuk mengatur pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di kantor Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Selasa pekan depan.

Dubes Israel Yechiel Leiter mengatakan, pembicaraan tersebut akan menandai dimulainya negosiasi formal dengan pemerintah Lebanon, meski kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik.

“Israel setuju untuk memulai negosiasi perdamaian formal (dengan Lebanon)," ujarnya, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (11/4/2026).

Dia menolak pembahasan apa pun terkait dengan Hizbullah seraya menyebut kelompok itu sebagai penghalang utama perdamaian kedua negara.

Pertemuan kedua negara berlangsung saat Israel meningkatkan serangan ke Lebanon pasca-gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan, serangan Israel pada Sabtu menewaskan tiga orang. Serangan tersebut menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal di Mayfadoun, Distrik Nabatieh.

Padahal AS dan Lebanon mendesak Israel menghentikan serangan menyusul perundingan damai Washington-Teheran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan.
 
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan Lebanon mendesak penghentian sementara permusuhan.

Sebelumnnya Trump mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengurangi serangan ke Lebanon. Dia memperingatkan Netanyahu, serangan yang berkelanjutan bisa merusak gencatan senjata yang rapuh dengan Iran. 

Topik Menarik