Arsenal Disingkirkan Southampton di Piala FA, Arteta: Saya Bertanggung Jawab!
LONDON, iNews.id – Arsenal disingkirkan Southampton di perempat final Piala FA 2025-2026. Pelatih The Gunners, Mikel Arteta, langsung mengambil tanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan tersebut.
Bermain di St Mary’s Stadium, Arsenal takluk 1-2 dari tuan rumah Southampton, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB. Southampton membuka gol lewat Ross Stewart pada menit ke-35. Arsenal baru bisa menyamakan skor pada menit ke-68 melalui gol Viktor Gyokeres, namun kembali kebobolan lewat aksi Shea Charles (85’).
Kekalahan ini membuat Arsenal gagal melangkah ke babak berikutnya di kompetisi tertua Inggris tersebut. Hasil tersebut sekaligus menjadi pukulan bagi The Gunners yang sebelumnya tampil cukup konsisten sepanjang musim.
Kegagalan ini juga memperpanjang tren negatif Arsenal. Klub London Utara itu kini menelan dua kekalahan beruntun untuk pertama kalinya musim ini setelah sebelumnya juga mengalami hasil buruk di ajang domestik lainnya.
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah Terima 2 Sertifikat Penghargaan dari Guinness World Records
Performa Arsenal dalam pertandingan ini mendapat sorotan. Tim asuhan Arteta terlihat kesulitan mengontrol permainan, terutama saat menghadapi serangan balik lawan.
Lini pertahanan Arsenal juga dinilai tidak solid. Beberapa kesalahan individu membuat tim lawan mampu memanfaatkan peluang hingga berujung gol penentu kekalahan.
Kondisi ini membuat Arsenal harus segera bangkit. Mereka sudah ditunggu jadwal padat, termasuk laga penting di kompetisi Eropa dan lanjutan perburuan gelar liga domestik.
Arteta Ambil Tanggung Jawab
Arteta menegaskan dirinya tidak akan menyalahkan para pemain atas hasil tersebut. Dia justru memberikan dukungan penuh kepada skuadnya.
“Saya mencintai pemain saya,” katanya, dikutip dari The Standard.
“Apa yang sudah mereka lakukan selama sembilan bulan, saya tidak akan mengkritik mereka hanya karena kami kalah di sini dengan cara mereka bermain,” katanya.
Dia juga menyoroti kerja keras para pemain sepanjang musim. Menurutnya, kondisi fisik tim menjadi faktor penting yang harus dipahami.
“Cara mereka mengorbankan tubuh mereka luar biasa. Beberapa mungkin bahkan tidak harus bermain hari ini. Saya tidak akan melakukan itu sama sekali. Saya akan melindungi mereka lebih dari sebelumnya,” katanya.
Arteta memastikan dirinya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
“Seseorang harus bertanggung jawab. Itu saya, dan kami masih punya periode paling indah di musim ini di depan kami. Sekarang adalah momennya,” tuturnya.
Dia menilai situasi sulit seperti ini merupakan bagian dari perjalanan sebuah tim sepanjang musim.
“Dalam satu musim, selalu ada momen sulit, biasanya dua atau tiga kali. Ini adalah momen pertama kami dengan tingkat kesulitan tertentu,” katanya.
“Jadi berdirilah, ambil tanggung jawab, dan tampilkan seperti yang sudah kami lakukan sepanjang musim.”
Dengan hasil ini, Arsenal dipastikan kehilangan dua titel setelah sebelumnya juga gagal juara Piala Liga Inggris usai kalah 0-2 dari Manchester City di final, 22 Maret lalu. Meski begitu, The Gunners masih memiliki peluang mengejar trofi di Liga Inggris 2025-2026 dan Liga Champions.










