Pramono Perketat Perjalanan Dinas: Kalau Tak Bermanfaat Tidak Saya Izinkan
JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan, pihaknya akan mengikuti instruksi pemerintah pusat mengenai pemangkasan perjalanan dinas. Kebijakan tersebut berkaitan dengan efisiensi anggaran.
"Untuk apa yang menjadi permintaan Mendagri mengenai efisiensi yang dilakukan di masing-masing daerah atau Provinsi Jakarta salah satunya, kami tentunya akan melakukan," ucap Pramono, dikutip Jumat (3/4/2026).
Menurutnya, demi efisiensi anggaran, seluruh perjalanan dinas kini akan diperketat. Pejabat yang ingin melakukan perjalanan dinas harus mendapat persetujuannya langsung.
"Untuk perjalanan dinas, kebetulan kalau yang harus mendapatkan persetujuan gubernur secara langsung, pasti saya lihat satu per satu. Kalau tidak memberikan manfaat bagi Jakarta, pasti tidak saya izinkan," kata dia.
Pramono mengakui, dari sejumlah pejabat BUMD yang mengajukan perjalanan dinas, beberapa tidak dia setujui.
"Bahkan sekarang ini hampir perjalanan apa ya, BUMD dan macam-macam pun banyak yang kemudian tidak kami izinkan," kata dia.
Meski ada efisiensi anggaran, Pramono menyebut Jakarta tetap mendorong agar pendapatan daerahnya tidak menurun dalam kondisi tekanan ekonomi. Oleh karenanya, Jakarta akan melakukan berbagai cara kreatif agar tidak mengalami penurunan ekonomi.
"Maka kami melakukan kreativitas berbagai hal yang kemudian alhamdulillah pada triwulan pertama kemarin pendapatan pajak kami bahkan lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan target yang ada," sambungnya.









