Bezzecchi Pecahkan Rekor Lorenzo usai Juara di MotoGP Amerika 2026
AUSTIN, iNews.id – Marco Bezzecchi mencuri perhatian usai menang dominan di MotoGP Amerika 2026. Hasil ini sekaligus membuat pembalap Aprilia Racing itu memecahkan rekor lap terbanyak yang sebelumnya dipegang Jorge Lorenzo.
Tampil di Circuit of the Americas (COTA), Senin (30/3/2026) dini hari WIB, Bezzecchi menunjukkan performa berbeda dibanding sprint race sehari sebelumnya. Dia gagal finis setelah terjatuh saat berada di posisi kedua, sehingga belum meraih kemenangan di format sprint musim ini.
Namun, pada balapan utama, dia tampil tanpa cela. Sejak lap pertama, Bezzecchi langsung mengambil alih pimpinan lomba dari Pedro Acosta meski sempat terjadi kontak di lintasan.
Insiden tersebut terjadi saat keduanya keluar dari tikungan 11. Meski bersenggolan, Bezzecchi tetap mampu menjaga kecepatan dan tidak terkejar hingga garis finis.
“Dalam sprint kemarin, Anda bisa melihat batas saya,” kata Bezzecchi, dikutip dari Crash.
Dia mengakui selalu berada di ambang batas saat memacu motor MotoGP. Kondisi itu membuat kesalahan kecil bisa berdampak besar.
“Ketika Anda mencoba sedikit lebih, itu sangat dekat dengan batas. Garisnya sangat tipis,” ujarnya.
Bezzecchi juga menyoroti sulitnya mengendalikan motor MotoGP yang memiliki karakter ekstrem. Dia menyebut setiap pembalap harus mendorong performa maksimal untuk bisa kompetitif.
“Selalu sangat sulit karena kami selalu berada di batas dengan motor MotoGP. Motor ini sangat ekstrem dan Anda harus terus mendorong untuk melaju cepat. Saya rasa cukup mudah untuk memahami batas saya,” ucapnya.
Momen krusial terjadi saat dia menyalip Acosta. Kontak tidak terhindarkan karena keduanya melebar di tikungan yang sama akibat dorongan angin kencang.
“Itu momen yang sulit. Di tikungan itu angin mendorong sangat kuat. Saya melihat Pedro melebar dan saya juga sedikit melebar,” katanya.
“Saya mencoba menyalip di keluar tikungan dan saat saya menundukkan kepala di balik fairing, jaraknya sangat dekat hingga saya menyentuhnya,” tambahnya.
Insiden tersebut bahkan membuat bagian belakang motor Bezzecchi mengalami kerusakan. Meski begitu, dia tetap melanjutkan balapan tanpa kehilangan posisi.
“Dengan perangkat ride-height dan semuanya, sulit menghindari kontak. Saya merusak bagian belakang motor saya. Saya tidak tahu apakah motor dia juga rusak, saya harap tidak,” ujarnya.
Pecahkan Rekor Legendaris
Kemenangan di Sirkuit COTA membuat Bezzecchi mencatatkan rekor baru dengan 121 lap beruntun memimpin balapan MotoGP. Catatan itu melampaui rekor sebelumnya milik Jorge Lorenzo yang mencapai 103 lap.
Dia mengaku tidak menyangka bisa mencatatkan prestasi tersebut. Hasil itu menjadi bukti kerja keras yang selama ini dia jalani.
“Sulit menjelaskannya. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan perasaan saya. Ini sesuatu yang tidak pernah Anda harapkan,” ucapnya.
“Jelas ini hasil dari kerja keras seperti semua pembalap MotoGP. Tapi pada akhirnya, Anda tidak pernah menyangka bisa mencapai sesuatu seperti ini,” tutupnya.










