Blak-blakan! AS Ingin Kendalikan Minyak Iran seperti Venezuela, Rebut Pulau Kharg
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan mengambil alih minyak Iran, sebagaimana dilakukan terhadap Venezuela. Oleh karena itu, AS akan merebut Pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran yang terletak di Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump, dalam wawancara dengan surat kabar Inggris The Financial Times (FT), membandingkan rencana tersebut dengan serangan terhadap Venezuela pada Januari lalu.
Menurut Trump, tak ada batasan waktu untuk mengendalikan industri minyak Venezuela. AS menyerang Venezuela sambil menculik Presiden Nicolas Maduro kemudian menyeretnya ke meja hijau atas tuduhan kejahatan narkoba.
"Sejujurnya, kesukaan saya adalah mengambil alih minyak di Iran, tapi beberapa orang bodoh di AS mengatakan, 'Mengapa Anda melakukan itu?" ujarnya.
Trump mengungkapkan rencana untuk mengambil alih Pulau Kharg, meski belum ada keputusan akhir.
"Mungkin kita mengambil alih Pulau Kharg, mungkin tidak. Kami punya banyak pilihan," kata Trump, seraya menambahkan hal itu berarti militer AS harus berada di Kharg untuk sementara waktu.
Jadwal Siaran Langsung Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di Super League 2025-2026 Malam Ini
Trump lalu meremehkan kekuatan militer Iran dalam mempertahankan Pulau Kharg. Menurut dia, kekuatan Iran tak seperti yang diperkirakan.
"Saya rasa mereka tidak punya pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah," ujarnya.
Dalam wawancara sebelumnya dengan stasiun televisi Israel, Channel 14, Trump mengatakan akan merebut kendali Selat Hormuz dari Iran.
Dia mengaku telah memulai langkah-langkah untuk mengendalikan Selat Hormuz.
“Iya, tentu saja, itu sudah terjadi,” ujarnya.
Trump juga telah berkoordinasi dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait Iran.









