Miris! Sebelum Tewas Dibunuh Mantan Suami Siri, Cucu Mpok Nori Alami KDRT
JAKARTA, iNews.id - Sebelum tewas dibunuh, cucu Mpok Nori yang bernama Dwintha Anggary ternyata juga korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Pelaku tak lain adalah Fuad, mantan suami siri almarhumah.
Menurut Ketua RT di wilayah kediaman Dwintha Anggary, Nurgiyanto, perilaku sehari-hari Fuad di masyarakat sangat tertutup, salah satu penyebabnya karena terkendala bahasa.
Namun Nurgiyanto tak menampik bahwa pria tersebut pernah memiliki riwayat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Anggary. Informasi ini pun mengejutkan publik.
"Kalau KDRT, itu pernah diinformasikan juga sama pengurus. Akhirnya pada saat itu juga saya mediasi, saya sidanglah secara khusus," kata Nurgiyanto di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (23/3/2026).
Bahkan, sebulan sebelum kejadian pembunuhan, pelaku sempat nekat ingin mencoba mengakhiri hidup dengan melukai diri sendiri menggunakan senjata tajam. Disinyalir, sikap itu karena depresi setelah diminta bercerai oleh korban.
"Dia nggak terima istrinya minta cerai, dia melukai dirinya sendiri. Ibunya (korban) takut karena dia bawa-bawa senjata tajam, mertuanya diancam, makanya langsung lapor ke polsek," kata Nurgiyanto.
"Pada dasarnya sih orangnya terlihat baik, terlihat biasa, cuma memang kan kita ini terkendala sama komunikasi bahasa. Bahasa Inggrisnya gimana, bahasa Arabnya gimana, kita ngomong Jawa pun dia nggak paham," tambahnya.
Lebih lanjut, Nurgiyanto mengaku tak menyangka sapaan terakhir pelaku kepadanya merupakan sebuah firasat buruk.
"Sehari sebelumnya, saya sempat ketemu, berpapasan dengan motor dan juga mengucap salam kepada saya. Saya sama sekali tidak menyangka hal itu terjadi," tutupnya.










