Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Fajar yang Gugur usai Amankan Lebaran

Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Fajar yang Gugur usai Amankan Lebaran

Terkini | inews | Senin, 23 Maret 2026 - 12:30
share

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berduka atas gugurnya anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana usai tugas pengamanan lebaran 2026. Brigadir Fajar meninggal dunia setelah kelelahan dan sesak napas usai bertugas.

"Innalilahi Wa Innailaihi Rojiun. Saya sebagai pimpinan Polri menyampaikan belasungkawa terhadap gugurnya anggota kami yang sedang melaksanakan tugas," kata Sigit kepada awak media, Senin (23/3/2026). 

Sigit mengapresiasi seluruh pengabdian Brigadir Fajar dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat dan institusi Korps Bhayangkara hingga akhir hayatnya. 

Oleh karena itu, Sigit memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta untuk menghargai dan mengenang seluruh pengabdian dan jasa-jasa dari Brigadir Fajar. Dengan kenaikan pangkat ini, maka almarhum memperoleh pangkat Brigadir Kepala.

"Untuk menghargai jasa almarhum kami minta untuk dinaikkan pangkat KPLB anumerta. Terima kasih atas darma baktinya dalam melaksanakan tugas untuk memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan institusi," ucap Sigit.

Sigit mendoakan Brigadir Fajar agar diberikan tempat terbaik di sisinya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin menjelaskan, Brigadir Fajar sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya pada pagi hari setelah bertugas sepanjang malam di hari pertama lebaran.

“Setelah pulang dinas, almarhum mengeluh kelelahan dan sesak napas. Sempat meminta bantuan rekannya untuk dikerok di asrama polisi Ciputat,” ujar Komarudin.

Kondisi Brigadir Fajar tidak kunjung membaik. Pada sore harinya, dia kembali mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak nyaman dan meminta diantar ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Setibanya di Instalasi Gawat Darurat RS Helsa Ciputat Timur, kondisi almarhum dilaporkan sudah tidak sadarkan diri. Meski sempat mendapatkan penanganan, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian,” ujar Komarudin.

Topik Menarik