PM Australia Albanese Diusir Jemaah saat Hadiri Salat Idul Fitri di Masjid Sydney
SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dicemooh jemaah saat mengunjungi masjid di Sydney untuk menghadiri Salat Idul Fitri, Jumat (20/3/2026).
Albanese, berrsama Menteri Dalam Negeri Tony Burke, datang ke Masjid Lakemba atas undangan para tokoh masyarakat setempat.
Begitu Albanese dan Burke tiba, beberapa jemaah meneriaki keduanya dengan menyebut sebagai pendukung genosida.
Para jemaah juga meneriakkan "woo" seraya berusaha mengusir kedua pejabat itu dari masjid. Momen itu terjadi saat jemaah sedang mendengarkan khutbah Salat Id.
Seorang pria yang meneriaki Albanese dikeluarkan dari masjid oleh polisi, namun kemudian dibebaskan tanpa dakwaan.
Setelah khutbah selesai, Albanese keluar dari masjid melewati kerumunan dan terus diteriaki beberapa jemaah.
Tak lama setelah acara selesai, Asosiasi Muslim Lebanon selaku pengelola Masjid Lukemba, mengeluarkan pernyataan bahwa Albanese tetap diterima dalam acara tersebut dan akan terus membuka pintu.
"Kami memahami bahwa emosi sedang tinggi, terutama mengingat penderitaan yang terus berlanjut di Gaza dan kehancuran di Lebanon. Ini bukan isu yang jauh bagi komunitas kami," bunyi pernyataan.
"Tapi kami juga perlu memperjelas. Memilih untuk berinteraksi dengan kepemimpinan terpilih negara ini bukan pengkhianatan atas keprihatinan tersebut. Ini adalah cara kami menyalurkan suara kepada mereka."
Albanese mengatakan dia disambut oleh sebagian besar dari lebih dari 30.000 orang yang hadir di masjid tersebut.
"Secara keseluruhan, sambutannya sangat positif," katanya, kepada surat kabar The Guardian Australia.










