Cerita Pemudik Terjebak Macet Horor di Tol Japek: Sudah 4 Jam Merayap Terus
JAKARTA, iNews.id - Kemacetan parah terjadi di tol Jakarta–Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) siang. Sejumlah pemudik dilaporkan terjebak kemacetan panjang, bahkan hingga berjam-jam tanpa pergerakan berarti.
Salah satu pemudik asal Depok menuju Bandung, Mila (46), mengaku telah menghabiskan waktu sekitar empat jam hanya untuk menempuh beberapa kilometer di ruas tol tersebut. Mila terjebak macet horor sejak pukul 09.00 WIB dan hingga kini masih merayap di ruas tol Japek.
“Sudah 4 jam merayap terus. Dari km 19 jam 09.00 baru sampai km 42 jam 13.00 WIB. Banyak mobil berhenti di bahu jalan buka kap depan untuk hindari overheat," kata Mila kepada iNews.id, Kamis (19/3/2026).
Menurutu Mila, kendaraan mengular dengan kecepatan sangat rendah, bahkan sesekali berhenti total. Kondisi ini diperparah dengan tingginya volume kendaraan pemudik yang mulai meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak pagi hari.
Selain itu, terlihat sejumlah kendaraan menepi di bahu jalan dengan kap mesin terbuka. Diduga, kondisi tersebut dilakukan pengemudi untuk mencegah mesin kendaraan mengalami overheat akibat terlalu lama terjebak kemacetan.
"Kalau kayak gini bisa sore baru sampai Bandung. Biasanya cuma 3 jam dari Depok ke Bandung," ungkap Mila.
Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengakui bahwa kondisi lalu lintas di ruas jalan tol Japek mengalami perlambatan di beberapa titik, siang ini.
Perlambatan karena adanya lonjakan volume kendaraan cukup signifikan yang mengarah ke timur VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas sehingga berdampak pada penurunan kecepatan perjalanan di sejumlah titik.
"Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan pengguna jalan, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Peningkatan volume kendaraan yang signifikan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di beberapa titik, namun arus lalu lintas masih tetap bergerak dan tidak terjadi penutupan akses jalan tol,” ujar Ria melalui keterangan resminya.










