Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Terkini | inews | Selasa, 17 Maret 2026 - 16:06
share

KABUL, iNews.id - Serangan udara Pakistan terhadap rumah sakit di Ibu Kota Kabul, Afghanistan, Senin (16/3/2026), menewaskan sedikitnya 400 orang. Namun Pakistan membantah tuduhan itu.

Wakil juru bicara pemerintah Afghanistan, Hamdullah Fitrat, mengatakan serangan terhadap rumah sakit ketergantungan obat, RS Perawatan Kecanduan Omar, itu terjadi pada pukul 21.00 waktu setempat.

"Rumah sakit tersebut memiliki 2.000 tempat tidur, serangan itu menghancurkan sebagian besar bangunan," tulis Fitrat, di media sosial X, dikutip Selasa (17/3/2026).

Dia menambahkan, jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 400 orang dan sekitar 250 lainnya luka.

Omid Stanikzai (31), seorang petugas keamanan rumah sakit, mengatakan kepada AFP, mendengar jet-jet tempur berpatroli di langit sebelum serangan terjadi.

“Ada unit-unit militer di sekitar kami. Ketika unit-unit militer ini menembaki jet tersebut, jet itu menjatuhkan bom sehingga kebakaran terjadi,” katanya.

Stanikzai menambahkan seluruh korban tewas dan luka adalah warga sipil.

Stasiun televisi lokal merilis rekaman video menunjukkan petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di antara reruntuhan bangunan.

Serangan terjadi beberapa jam setelah pejabat Afghanistan mengatakan kedua pihak terlibat baku tembak di sepanjang perbatasan. Akibat baku tembak itu empat tentara Afghanistan tewas.

Pakistan membantah tuduhan itu dengan menyebutnya klaim palsu bertujuan untuk menyesatkan opini publik. Pakistan berdalih serangannya menargetkan failitas militer di Kabul dan Provinsi Nangahar.

Mosharraf Zaidi, juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, menolak tuduhan tersebut dengan menyebutnya tidak berdasar. Dia bersikukuh tidak ada rumah sakit di Kabul yang menjadi sasaran serangan.

Topik Menarik