Profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang Terjaring OTT KPK
CILACAP, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2026). Dalam operasi tersebut, salah satu yang diamankan yakni Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Penangkapan tersebut dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
"Benar (tangkap bupati)," kata Fitroh saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).
Fitroh belum menjelaskan secara rinci terkait operasi tangkap tangan tersebut, termasuk jumlah orang yang turut diamankan maupun barang bukti yang disita.
Sebagaimana diketahui, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman merupakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cilacap untuk masa jabatan 2025-2030. Dia merupakan putra daerah asli Cilacap.
Syamsul dilantik sebagai Bupati Cilacap pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Selain menjabat sebagai kepala daerah, Syamsul juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021-2026.
Dalam Pemilihan Bupati Cilacap 2024, Syamsul maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya dari Partai Golkar. Pasangan tersebut berhasil memenangkan kontestasi Pilkada dengan meraih 414.533 suara atau 43,81 persen dari total suara sah.
Syamsul Auliya Rachman lahir di Cilacap pada 30 November 1985 dan dikenal sebagai putra daerah yang memulai kariernya dari birokrasi.
Riwayat pendidikannya dimulai dari SDN Tritih Wetan 1 pada 1992 hingga 1998, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 5 Cilacap pada 1998 hingga 2001.
Dia kemudian menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Cilacap pada 2001 hingga 2004 sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2004 hingga 2008.
Kariernya di pemerintahan dimulai sebagai Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja pada 2012 hingga 2013. Selanjutnya dia menjabat sebagai Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada 2013 hingga 2016.
Pada 2017, Syamsul dipercaya menjabat sebagai Wakil Bupati Cilacap hingga 2022. Karier politiknya terus berlanjut hingga akhirnya terpilih sebagai Bupati Cilacap pada 2025.










