PLN Ungkap Sisa Cadangan Batubara untuk Pembangkit Listrik jelang Lebaran di Atas 19 Hari
JAKARTA, iNews.id - PT PLN mengungkapkan pasokan batubara untuk pembangkit listrik memiliki stok rata-rata lebih dari 19 hari operasi. Namun, pihaknya memastikan hal tersebut dalam kondisi aman jelang periode Lebaran 2026.
"Untuk persediaan energi primer, gas berada di atas sembilan hari, BBM juga di atas sembilan hari, kemudian batu bara secara rata-rata berada di atas 19 hari operasi. Jadi kondisi saat ini dalam keadaan aman," ujar Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, kesiapan pasokan listrik telah dipersiapkan jauh hari melalui sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan pemeliharaan pembangkit lebih awal sesuai arahan pemerintah agar sistem kelistrikan dalam kondisi optimal saat memasuki periode siaga Ramadhan dan Idulfitri.
Selain itu, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan mulai dari gardu induk hingga jaringan transmisi dengan menyiagakan posko-posko operasional di berbagai wilayah.
"Maintenance pembangkit sudah kami lakukan jauh-jauh hari sesuai arahan pemerintah. Gardu induk dan jaringan transmisi juga kami siagakan, termasuk posko-posko operasional untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal," kata Darmawan.
Di sisi lain, PLN juga mengantisipasi peningkatan penggunaan kendaraan listrik saat arus mudik Lebaran tahun ini. Darmawan memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan mobil listrik akan meningkat sekitar 1,6 kali dibandingkan periode mudik 2025.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN melakukan optimalisasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik, termasuk mengganti fasilitas slow charging menjadi ultra fast charging serta menambah jumlah unit pengisian daya.
"Jumlah SPKLU di jalur mudik juga kami tingkatkan hingga sekitar 1,8 kali atau hampir dua kali lipat, sehingga masyarakat yang mudik menggunakan mobil listrik bisa melakukan perjalanan dengan lancar sampai tujuan dan kembali ke rumah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Darmawan juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman untuk menghindari potensi gangguan maupun risiko kebakaran.
"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat yang mudik agar memastikan peralatan listrik di rumah sudah dimatikan. Jika ada kompor listrik atau setrika, mohon dicabut agar mudiknya berjalan aman dan nyaman," tutup Darmawan.










