Tangis Akbar Nasution Pecah di Depan Makam Putri Akbar Tandjung: Kau Arti Kesempurnaan
JAKARTA, iNews.id - Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty Tandjung Nasution, meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2026. Kematiannya menyisakan duka mendalam bagi suami tercinta, Akbar Nasution.
Di prosesi pemakaman, Akbar Nasution bahkan tak bisa menutupi kesedihannya yang begitu besar ditinggal Karmia Krissanty Tandjung Nasution selama-lamanya. Akbar bahkan menyampaikan pesan terakhir untuk almarhumah.
Usai jenazah dikebumikan, pihak keluarga mempersilahkan kepada Akbar untuk mengucapkan pesan terakhir krpada almarhumah. Di kesempatan mengharukan itu, Akbar menilai bahwa sosok Mia, sapaan akrab Karmia Krissanty Tandjung Nasution, adalah sosok yang sempurna.
Seperti apa cerita Akbar Nasution mendampingi Mia hingga akhir hayat? Simak penjelasan selengkapnya hanya di artikel ini.
Pesan Haru Akbar Nasution untuk Almarhumah Putri Akbar Tandjung
Setelah jenazah Mia dimakamkan, Akbar menyampaikan pesan mendalam tentang sosok Mia. Menurutnya, almarhumah adalah pribadi yang sangat baik, saking baiknya kadang-kadang suka menyampingkan urusan diri sendiri.
"Saya ingin menceritakan sedikit pengalaman saya mendampingi Mia. Dia adalah orang yang sangat peduli pada orang lain, sehingga kadang-kadang dia gak mikirin diri dia sendiri. Itulah hebatnya Mia," kata Akbar sambil menangis, dikutip Kamis (12/3/2026).
Tak sampai di situ, saking baiknya, kata Akbar, Mia semasa hidup senang sekali berbagi kepada sesama. Mia juga selalu membantu orang yang memerlukan pertolongan.
"Dia selalu ber-charity dan selalu membantu. Jadi itu mudah-mudahan jadi modal untuk amal ibadah Mia," ungkap Akbar.
Sebelum menutup pesan, Akbar menyampaikan penilaian dia mengenai Mia. Bagi Akbar, Mia adalah perempuan yang sempurna.
"Mia, kaulah arti dari kesempurnaan. Hanya itu yang bisa aku bilang," tambah Akbar.
Putri Akbar Tandjung, Karmia Krissanty Tandjung Nasution, meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker payudara. Jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.








