Nepal Bakal Dipimpin Perdana Menteri Mantan Rapper, Usia Masih 35 Tahun
KATHMANDU, iNews.id - Partai Rastriya Swatantra (RSP) Nepal menang mutlak dalam pemilihan umum (pemilu) negara itu. RSP mengamankan kursi mayoritas di parlemen, berpotensi mengantarkan sang pemimpin seorang mantan rapper, Balendra Shah, menjadi perdana menteri.
RSP juga memimpin secara meyakinkan berdasarkan hasil penghitungan suara sementara pemilu legislatif yang berlangsung pada 5 Maret.
Nepal menggelar pemilu pertama sejak demonstrasi anti-korupsi diinisiasi kaum muda pecah pada September 2025 hingga menggulingkan pemerintah. Demonstrasi itu dilaporkan memakan banyak korban jiwa.
Pria 25 tahun yang kini menjabat Wali Kota Kathmandu itu memenangkan kursi parlemen yang sebelumnya diduduki mantan perdana menteri, KP Sharma Oli.
Unjuk rasa pada 2025 menggusur Oli dari kepemimpinan.
Kemenangan Shah dan kenaikannya dari wali kota menjadi calon perdana menteri menandai salah satu hasil paling dramatis dalam politik Nepal.
Demonstrasi yang dipimpin kaum muda pada September 2025, di bawah bendera Generasi Z, awalnya pecah karena pemblokiran media sosial. Namun tuntutan massa meluas, menyinggung tentang korupsi dan lesinya perekonomian.
Pemilu Nepal memilih 275 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebanyak 165 kursi di antaranya dipilih langsung dan 110 melalui pemilihan perwakilan proporsional.
Badan pengawas pemilu independen, Jaringan Asia untuk Pemilu Bebas, pada 8 Maret menyatakan pemungutan suara berlangsung damai dan tertib serta mencerminkan keterlibatan publik yang berkelanjutan.
Berdasarkan data hingga 8 Maret, 153 suara hasil pemilihan langsung diumumkan. RSP mendominasi dengan 117 kursi, Partai Kongres Nepal meraup 17 kursi, dan Marxis, partai yang sebelumnya diketuai Oli, hanya memperoleh tujuh kursi.
Sementara untuk pemilihan perwakilan proporsional, RSP unggul dengan hampir setengah dari suara yang telah dihitung.










