Arus Mudik 2026, 5 Pasar Tumpah di Pantura Brebes Diprediksi jadi Biang Macet
BREBES, iNews.id – Para pemudik yang akan melintasi Jalur Pantura Brebes, Jawa Tengah, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama keberadaan pasar tumpah.
Sebab, pasar tumpah itu diprediksi bakal menjadi titik penghambat arus lalu lintas pada musim mudik Lebaran mendatang. Kelima lokasi pasar tumpah yang berpotensi menghambat perjalanan yakni, Pasar Bulakamba dan Pasar Induk Brebes.
Di jalur tengah Pejagan-Prupuk, terdapat Pasar Larangan dan Pasar Songgom, sedangkan di Jalur Selatan (Tonjong-Bumiayu) yakni, Pasar Linggapura.
Kasatlantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zaenur Rozak menegaskan, jajarannya akan melakukan rekayasa fisik di titik-titik rawan tersebut untuk menjamin kelancaran arus.
"Kami akan memasang pembatas beton agar pedagang tidak berjualan di tempat yang berbahaya. Selain itu, barikade bambu akan dipasang di median jalan agar titik penyeberangan warga dilokalisir hanya di satu titik saja," ujar AKP Ahmad Zaenur Rozak, Minggu (8/3/2026).
Pihak kepolisian juga telah menyiagakan Tim Urai Macet yang akan dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi penumpukan kendaraan yang signifikan di titik-titik tersebut.
Pantauan di lapangan, salah satu titik paling rawan berada di Pasar Bulakamba. Aktivitas pedagang yang meluber hingga memakan separuh badan jalan, ditambah parkir semrawut, kerap memicu antrean panjang kendaraan mulai dari truk angkutan berat hingga bus antarkota.
Selain pedagang kaki lima, hambatan utama di pasar tumpah ini adalah hilir mudik pejalan kaki yang menyeberang sembarangan serta angkutan umum yang berhenti mendadak untuk menaik-turunkan penumpang. Kondisi ini diperkirakan akan memuncak pada H-10 hingga H+10 Lebaran.
Satlantas Polres Brebes bergerak cepat dengan melakukan sosialisasi kepada pengelola pasar, pedagang, hingga juru parkir agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat aktivitas selama masa mudik.










