Walid Regragui Mundur dari Timnas Maroko jelang Piala Dunia 2026
RABAT, iNews.id – Walid Regragui resmi mengundurkan diri dari posisi pelatih Timnas Maroko. Kondisi ini membuat persiapan Atlas Lions menuju Piala Dunia 2026 mengalami perubahan besar.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Walid Regragui dalam konferensi pers pada Kamis (6/3/2026). Pelatih berusia 50 tahun itu memilih meninggalkan jabatannya setelah hampir empat tahun menangani Timnas Maroko.
Selama beberapa pekan terakhir, posisi Walid Regragui memang menjadi sorotan setelah Maroko gagal menjuarai Piala Afrika yang digelar di kandang sendiri. Hasil tersebut memicu kritik dari sebagian suporter.
Padahal, Walid Regragui memiliki catatan kinerja yang sangat impresif sejak mengambil alih tim pada September 2022. Dia mencatatkan 36 kemenangan dari 49 pertandingan, delapan hasil imbang, serta hanya lima kekalahan.
Keputusan pengunduran diri tersebut tetap mengejutkan banyak pihak mengingat prestasi besar yang diraih Maroko selama masa kepemimpinannya.
Rekam Jejak Hebat Walid Regragui
Walid Regragui membawa Maroko mencatat sejarah pada Piala Dunia 2022. Tim tersebut menjadi negara Afrika dan Arab pertama yang berhasil mencapai semifinal sebelum akhirnya kalah dari Prancis.
Maroko juga mencatatkan rekor 19 kemenangan beruntun dari Juni 2024 hingga akhir 2025. Dalam periode tersebut, tim juga berhasil menjuarai Piala Arab FIFA yang digelar di Qatar pada Desember.
Rangkaian kemenangan itu berakhir setelah Maroko bermain imbang 1-1 melawan Mali pada fase grup Piala Afrika. Dalam turnamen tersebut, Maroko berhasil mencapai final.
Namun peluang meraih gelar sirna setelah penalti panenka Brahim Diaz gagal pada menit akhir pertandingan. Senegal kemudian menang setelah pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Walid Regragui mengaku sudah sempat mempertimbangkan mundur setelah kekalahan 0-1 di final tersebut. Kekalahan itu memperpanjang penantian Maroko yang sudah 50 tahun tanpa gelar juara Afrika.
“Tim ini membutuhkan wajah baru, energi yang berbeda, dan perspektif baru dengan pelatih baru,” kata Walid Regragui, dikutip dari The National, Jumat (6/3/2026).
“Tim membutuhkan kehidupan baru sebelum Piala Dunia, sebuah visi baru untuk terus berkembang. Keputusan saya untuk pergi merupakan bagian dari evolusi tim ini,” tambahnya.
Kapten tim Maroko Achraf Hakimi juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih tersebut melalui media sosial.
“Terima kasih atas pekerjaan luar biasa yang kamu lakukan memimpin tim nasional Maroko. Kepemimpinan, semangat, dan visi kamu menginspirasi para pemain serta jutaan penggemar di seluruh dunia,” tulis Achraf Hakimi.
Federasi Sepak Bola Maroko Tunjuk Pelatih Baru
Federasi Sepak Bola Maroko kemudian menunjuk Mohamed Ouahbi sebagai pelatih baru. Presiden federasi Fouzi Lekjaa mengumumkan keputusan tersebut dalam konferensi pers yang sama.
Mohamed Ouahbi sebelumnya membawa tim muda Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 di Chile tahun lalu. Pelatih kelahiran Belgia itu menegaskan fokusnya menjaga performa tim yang sudah terbentuk.
“Saya tidak datang untuk membangun dari awal karena fondasi sudah ada. Saya datang untuk mempertahankan performa,” ujar Mohamed Ouahbi.
Maroko dijadwalkan menjalani dua pertandingan uji coba internasional pada akhir Maret sebagai persiapan menuju Piala Dunia 2026. Mereka akan menghadapi Ekuador di Madrid pada 27 Maret dan Paraguay di Lens, Prancis, empat hari kemudian.
Dalam Piala Dunia 2026, Maroko tergabung di Grup C bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti.










