Kapolri Minta Densus 88 Siaga saat Lebaran 2026, Pertahankan Zero Terrorist Attack
JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Densus 88 Antiteror Polri untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang perayaan Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026. Dia menekankan pentingnya mempertahankan rekor tanpa serangan teror alias zero terrorist attack yang telah dijaga selama tiga tahun terakhir.
"Terkait dengan aksi teror, ini juga tentunya menjadi perhatian kita. Di tahun 2023 sampai 2026 kemarin, kita berhasil untuk mencegah terjadinya aksi serangan teror. Artinya kita terus melakukan berbagai macam upaya mulai dari preventive strike," kata Sigit, dikutip Selasa (3/3/2026).
Dia memaparkan data penindakan yang telah dilakukan. Pada 2025, kata dia, Polri telah menangkap 51 tersangka teroris.
Bahkan pada pelaksanaan mudik tahun lalu, aparat berhasil menangkap 7 orang target sebelum sempat melancarkan aksinya. Meski demikian, Sigit mengingatkan potensi ancaman masih nyata.
Saat ini, Polri tengah memantau pergerakan 13.252 target yang masuk dalam radar pengawasan. Kewaspadaan ini dinilai krusial mengingat situasi geopolitik global yang sedang memanas.
"Tentunya ini menjadi perhatian kita karena saat ini sedang terjadi konflik global yang memang memiliki potensi akan adanya geliat terkait dengan hal ini," ujar Sigit.
Pada kesempatan itu, Sigit turut menyoroti situasi di Timur Tengah yang dapat memicu simpatisan sel-sel tidur di dalam negeri.
"Apalagi Iran telah mengibarkan bendera merah sebagai simbol pembalasan dan pertanda serangan yang terjadi di Iran. Ini tentunya menjadi PR bagi rekan-rekan khususnya Densus, untuk bisa mempertahankan zero terrorist attack," ucap Sigit.










