Israel Klaim Khamenei Tewas, Sebut Jenazahnya telah Ditemukan

Israel Klaim Khamenei Tewas, Sebut Jenazahnya telah Ditemukan

Terkini | inews | Minggu, 1 Maret 2026 - 03:32
share

TEHERAN, iNews.id - Israel mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam operasi gabungan bersama Amerika Serikat (AS) ke negara itu, Sabtu (28/2/2026). Jenazahnya disebut telah ditemukan pascaserangan tersebut.

Kabar tersebut sebagaimana disampaikan salah satu pejabat senior Israel kepada Reuters, Minggu (1/3/2026). 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam pernyataannya di video mengatakan, banyak indikasi Khamenei kemungkinan besar tewas akibat serangan militer yang menyasar sejumlah target strategis di Iran.

"Pagi ini kami menghancurkan kompleks milik tiran Khamenei. Ada banyak tanda bahwa tiran ini sudah tidak ada lagi," kata Netanyahu. 

Meski demikian, Netanyahu tidak secara eksplisit mengatakan Khamenei telah tewas. Dia hanya menyebut Israel berhasil melenyapkan sejumlah pejabat tinggi rezim Iran, termasuk komandan Garda Revolusi serta tokoh-tokoh penting dalam program nuklir Teheran.

"Kami akan terus melanjutkan operasi ini. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menyerang ribuan target lain milik rezim teror," ujarnya.

Dalam pidato singkat tersebut, Netanyahu juga menyerukan kepada warga Iran untuk turun ke jalan. Dia meminta rakyat Iran membanjiri jalanan dan menuntaskan pekerjaan. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi sebelumnya memastikan Presiden Masoud Pezeshkian dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei selamat dari serangan gabungan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026). AS dan Israel melancarkan serangan ke kompleks yang menjadi kantor Khamenei serta beberapa lokasi lain.

"Semua pejabat tinggi selamat," kata Araghchi kepada stasiun televisi AS, NBC, merujuk pada Pezeshkian dan Khamenei.

Dia menegaskan, Iran mampu memberi pelajaran kepada para agresor AS dan Israel. Militernya mungkin telah kehilangan beberapa komandan akibat serangan AS dan Israel, tetapi dia menegaskan hal itu bukan masalah besar.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mohammad Pakpour dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah lokasi di Iran, Sabtu (28/2/2026). 

Kematian dua pejabat Iran tersebut dilaporkan Reuters, mengutip dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel serta seorang pejabat regional. Hingga kini, kabar itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Topik Menarik