Update Pesawat Jatuh di Nunukan: Jenazah Pilot Hendrick Dipulangkan ke Bogor

Update Pesawat Jatuh di Nunukan: Jenazah Pilot Hendrick Dipulangkan ke Bogor

Nasional | inews | Jum'at, 20 Februari 2026 - 14:37
share

NUNUKAN, iNews.id – Suasana duka menyelimuti proses evakuasi jenazah Captain Hendrick, pilot pesawat Pelita Air yang jatuh di Pegunungan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Isak tangis rekan sejawat pecah saat peti jenazah tiba di bandara untuk diterbangkan menuju Tarakan, Jumat (20/2/2026).

Insiden jatuhnya pesawat kargo tersebut terjadi pada Kamis (19/2/2026) siang dan meninggalkan duka mendalam bagi dunia penerbangan Indonesia.

Detik-detik keberangkatan jenazah dari Long Bawan menuju Tarakan berlangsung sangat emosional. Sejumlah rekan sejawat Captain Hendrick tampak tidak kuasa menahan kesedihan. 

Beberapa di antaranya bahkan histeris saat melihat kantong jenazah dievakuasi petugas dari mobil ambulans menuju pesawat yang telah menunggu.

Jenazah diterbangkan dari Long Bawan, Krayan, menuju Bandara Juwata Tarakan sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka di Bogor, Jawa Barat.

Proses evakuasi dari titik koordinat jatuhnya pesawat bukan perkara mudah. Tim SAR gabungan menemukan jenazah Captain Hendrick di lereng Pegunungan Paremayo, Krayan, tak lama setelah titik jatuhnya pesawat terdeteksi.

Saat ditemukan, posisi sang pilot masih berada di dalam kokpit pesawat. Kondisi rangka pesawat dilaporkan dalam keadaan hangus terbakar setelah menghantam lereng gunung.

"Jenazah berhasil kami evakuasi dari lokasi jatuh di lereng Pegunungan Paremayo. Setelah itu, korban langsung dibawa menuju rumah sakit terdekat melalui medan yang cukup berat dan menantang," ujar Danpos AU Long Bawan, Letda Lek Paisal.

Diterbangkan Menuju Jakarta

Setelah menjalani serangkaian prosedur di RSUD setempat, jenazah dibawa ke Bandara Juwata Tarakan pada Jumat siang.

Rencananya, dari Tarakan, jenazah pilot Hendrick akan langsung diterbangkan menuju Jakarta. Pihak maskapai dan petugas akan mendampingi proses pemulangan hingga jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga yang sudah menunggu di Bogor, Jawa Barat.

Penyebab pasti kecelakaan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Topik Menarik