Nasib Patrick Kluivert dan Para Asistennya usai Dipecat Timnas Indonesia: Ada yang Masih Menganggur!
AMSTERDAM, iNews.id - Nasib Patrick Kluivert usai dipecat Timnas Indonesia akhirnya menemui titik terang. Dia resmi menjadi duta Cruyff Foundation.
Empat bulan setelah berpisah dari Timnas Indonesia pada Oktober 2025, Patrick Kluivert mendapat peran baru di Belanda. Penunjukan itu diumumkan satu hari sebelum Ramadhan 2026 yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
“Dari jalanan Amsterdam-Noord hingga stadion-stadion terbesar di dunia. Kini Patrick Kluivert kembali sebagai duta Cruyff Foundation,” tulis Cruyff Foundation di akun Instagram mereka, @cruyfffoundation.
Cruyff Foundation dikenal aktif membangun program olahraga sosial di berbagai wilayah. Organisasi tersebut mengembangkan Cruyff Courts, lapangan futsal kecil di area perkotaan, serta Schoolyard Projects yang mengubah halaman sekolah menjadi ruang bermain aktif.
Mereka juga menjalankan program olahraga inklusif untuk mendukung anak-anak berkebutuhan khusus agar tetap bisa berpartisipasi dalam aktivitas fisik.
Sebagai duta, Patrick Kluivert menjalankan peran brand ambassador. Dia akan hadir dalam peresmian fasilitas serta berbagai kegiatan resmi yang digelar oleh yayasan tersebut.
Nasib Berbeda Para Asisten
Saat masih melatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert didampingi dua asisten, Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Setelah pemecatan pada Oktober 2025, perjalanan karier keduanya tidak sama.
Alex Pastoor hingga kini masih menunggu tawaran dari klub lain. Dia belum kembali ke kursi kepelatihan sejak berpisah dari Timnas Indonesia.
Berbeda dengan Pastoor, Denny Landzaat langsung mendapat peran baru. Dia dipercaya menjadi asisten pelatih Ajax Amsterdam dan sudah belasan pertandingan mendampingi pelatih interim Fred Grim.
Sementara itu, mantan pelatih kiper era Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg, juga telah mengamankan posisi baru. Saat ini dia menjabat sebagai pelatih kiper AZ Alkmaar.
Perjalanan karier Patrick Kluivert dan para asistennya menunjukkan dinamika berbeda setelah meninggalkan Timnas Indonesia. Kluivert kini aktif di ranah sosial olahraga, sedangkan dua stafnya kembali ke level klub Eropa.
Publik pun menanti apakah dia akan kembali menangani klub atau tim nasional pada masa mendatang.










