Netanyahu Tegaskan Israel Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Saya Sudah Tanda Tangan!
WASHINGTON, iNews.id - Israel bergabung dengan Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang kini berada di Washington DC memastikan hal itu.
Setelah bertemu Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada Rabu (11/2/2026), Netanyahu mengunggah pesan di media sosial X bahwa dia telah menandatangani dokumen yang memastikan keanggotaan Israel di Dewan Perdamaian.
Resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada pertengahan November 2025 memberi wewenang kepada Dewan serta negara-negara yang menjadi anggotanya untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza.
Berdasarkan 20 poin rencana perdamaian Gaza yang diajukan Trump, dewan yang dipimpinnya itu bertugas mengawasi pemerintahan sementara Gaza.
Namun Trump juga menegaskan, peran Dewan Perdamaian akan diperluas untuk menangani konflik global.
Rencananya Dewan Perdamaian Gaza akan mengadakan pertemuan perdana pada 19 Februari di Washington DC guna membahas rekonstruksi Gaza.
Para pakar HAM menilai peran Dewan Perdamaian untuk mengawasi urusan negara lain menyerupai struktur kolonial. Bukan hanya itu kehadiran Israel di Dewan Perdamaian Gaza diperkirakan menimbulkan kritik lebih lanjut karena tidak menyertakan Palestina.
Banyak negara besikap hati-hati terhadap undangan Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang diresmikan pada akhir Januari di sela Forum Ekonomi Dunia Davos, Swiss.
Tak sedikit pula pakar dan pejabat negara sekutu AS yang khawatir Dewan Perdamaian akan melemahkan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).










