Efren Reyes dan Django Bustamante Terpukau! Biliar Indonesia Disebut Paling Gila di Asia
JAKARTA, iNews.id – Efren Reyes dan Francisco ‘Django’ Bustamante terpukau melihat perkembangan biliar Indonesia saat hadir dalam ajang Battle For Legacy di Jakarta.
Dua legenda biliar Filipina itu datang memenuhi undangan Moor Production yang berkolaborasi dengan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI). Rangkaian acara digelar di tiga lokasi berbeda pada 10-12 Februari 2026.
Battle For Legacy berlangsung di Mantra Pool Academy pada 10 Februari, The Cue House pada 11 Februari, serta Head Quarter Bar and Pool pada 12 Februari 2026. Dalam agenda tersebut, Reyes dan Bustamante tampil dalam laga ekshibisi serta menghadapi sejumlah atlet Indonesia.
Pada hari pertama di Mantra Pool Academy, keduanya bahkan berhadapan dengan atlet cilik asal Sulawesi Tengah, Fajar Alamri, yang masih berusia 5 tahun dan tengah viral. Momen ini menjadi sorotan karena memperlihatkan regenerasi biliar Indonesia dari usia sangat muda.
Selain pertandingan, ratusan penggemar memadati lokasi untuk mengikuti sesi jumpa fans. Mereka bergantian meminta tanda tangan dan berfoto bersama dua ikon biliar dunia tersebut.
Reyes Soroti 100 Meja dalam Satu Tempat
Reyes mengaku takjub melihat skala perkembangan biliar di Indonesia. Dia menilai popularitas olahraga ini sangat tinggi, bahkan melampaui negara lain.
"Tahukah kamu bahwa biliar di Indonesia sangat populer di sini. Banyak orang, eh, para pebisnis, mereka suka membangun banyak tempat biliar di sini di Indonesia. Saya tidak melihat siapa pun di negara lain yang membangun biliar lain di sini dengan 100 meja di satu tempat. Ya, hanya di sini," kata Reyes kepada iNews Media Group di Mantra Pool Academy, Jakarta pada Selasa (10/2/2026).
Bustamante menilai perkembangan tersebut bukan hal baru. Dia melihat tren positif sudah terjadi sejak dua dekade lalu dan kini semakin kuat dengan hadirnya pemain muda.
"20 tahun yang lalu, biliar di sini di Indonesia sudah sangat populer. Sekarang lebih populer karena banyak pemain muda yang datang. Jadi akan menjadi bagus, kau tahu. Mungkin kau tidak pernah tahu, suatu hari nanti akan ada lebih banyak tempat main biliar di sini di Indonesia," timpal Bustamante.
Reyes juga menanggapi antusiasme besar para penggemar. Dia menilai kehadiran ratusan fans bukan sekadar karena dirinya dan Bustamante datang ke Jakarta.
"Itu karena saya pikir mereka mengenal semua orang dari Indonesia mereka tahu kami sudah tua tetapi masih bermain biliar. Tetapi masih oke untuk bermain biliar. Tetapi mereka tahu karena mereka tahu nama saya nama kami setiap saat. Itulah sebabnya mereka selalu mencari saya. Aku dan Pare Django," tutur Reyes.
Bustamante turut menyinggung konsistensinya bermain di usia 62 tahun, sementara Reyes kini berusia 71 tahun dan tetap aktif di meja hijau.
"Yah, kau tahu, banyak orang bertanya padaku. Aku berumur 62 tahun dan masih bermain biliar. Dan aku bilang bagaimana dengan temanku Efren? Dia berumur 71 tahun, masih bermain biliar," ujar Bustamante.
"Kenapa kau tahu, aku suka, ini hidupku. Ini caraku tumbuh dewasa. Jadi sampai aku mati, aku akan bermain biliar aku bisa, kau tahu. Selama aku bisa, ya," ucapnya.
Berikut jadwal lengkap Battle For Legacy Efren Reyes x Francisco 'Django' Bustamante:
Profesor Fisik Peraih Emas Olimpiade Resmi Gabung Timnas Indonesia, Jadi Asisten John Herdman
10 Februari 2026
Mantra Pool Academy, Kebayoran – Jakarta
Pemain tiap tim:
Derin Sitorus – Juara Dunia Billiard Junior 2022 (Team Efren)
Agustinus Hendrikus – Atlet Mantra Pool Academy (Team Efren)
Alvin Anggito – Atlet nasional Indonesia (Team Django)
Edward Koyongian – Atlet nasional Indonesia (Team Django)
11 Februari 2026
The Cue House, Daan Mogot – Jakarta
Pemain tiap tim:
Baim Wong (Team Efren)
Wijaya Kusuma atau Wijin (Team Efren)
Fauzan Nazrul (Team Django)
Rhomedal Aquino (Team Django)
12 Februari 2026
@headquarterbarnpool
Pemain tiap tim:
DJ Panda (Team Efren)
Ayu Lixui (Team Efren)
Anji (Team Django)
Febi Lad (Team Django)










