Pedro Acosta Ngeri Lihat Perkembangan Ducati jelang MotoGP 2026

Pedro Acosta Ngeri Lihat Perkembangan Ducati jelang MotoGP 2026

Olahraga | inews | Selasa, 10 Februari 2026 - 00:30
share

SEPANG, iNews.id - Ducati dinilai mencapai level baru jelang MotoGP 2026 setelah performa motor Desmosedici kembali mendominasi tes pramusim. Penilaian tersebut datang dari pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, yang menyebut motor pabrikan Italia itu kini cocok untuk semua pembalap.

Pedro Acosta tampil kompetitif pada tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang yang berlangsung pada 3–5 Februari 2026. Pembalap berjuluk Baby Shark itu menutup hari terakhir tes di posisi keempat dengan catatan waktu terbaik 1 menit 58,676 detik.

Meski mencatatkan hasil solid, Acosta masih berada di bawah para pembalap Ducati yang mendominasi jalannya tes. Dominasi tersebut kembali menegaskan kekuatan Desmosedici menjelang musim baru.

Acosta mengaku tidak terkejut melihat performa Ducati. Menurut dia, pabrikan asal Italia tersebut sudah berada di level tinggi dalam beberapa musim terakhir.

“Ducati, saya tidak akan bilang ini sebuah kejutan, tapi mereka seperti telah mencapai level baru,” kata Acosta, dikutip dari Paddock GP, Senin (9/2/2026).

Dia menilai peningkatan Ducati kali ini terasa berbeda dibanding sebelumnya. Motor Desmosedici dinilai semakin ramah untuk berbagai gaya balap.

“Saya tidak tahu dari mana datangnya, karena motor mereka sebenarnya sudah sangat kompetitif, tetapi sekarang tampaknya kembali menjadi motor yang cocok untuk semua pembalap,” sambungnya.


KTM Pilih Tetap Fokus ke Proses Sendiri

Meski mengakui keunggulan Ducati, Acosta menolak bersikap panik. Dia menegaskan KTM memilih fokus pada pengembangan internal tanpa terlalu memikirkan performa rival.

“Saya rasa kami harus terus bekerja dengan cara kami sendiri, karena pada akhirnya kami tidak bisa mengontrol apa yang dilakukan orang lain,” ujarnya.

Acosta juga menilai hampir semua pabrikan mengalami peningkatan jelang MotoGP 2026. Namun, dia mengakui progres masing-masing tim tidak selalu sama besar.

“Saya pikir semua pabrikan meningkat. Kami juga, meski sedikit. Aprilia kurang lebih berada di level yang sama,” tutur dia.

Menurut Acosta, tolok ukur sesungguhnya baru akan terlihat saat balapan pertama digelar. Seri pembuka MotoGP Thailand 2026 akan menjadi penentu posisi riil setiap tim.

“Tapi pada akhirnya, yang terpenting adalah menyelesaikan Grand Prix Thailand dan melihat di mana posisi kami sebenarnya dalam balapan,” pungkas Acosta.

Topik Menarik