Ammar Zoni Kirim Surat Minta Perlindungan ke Presiden Prabowo

Ammar Zoni Kirim Surat Minta Perlindungan ke Presiden Prabowo

Terkini | inews | Selasa, 10 Februari 2026 - 05:39
share

JAKARTA, iNews.id – Aktor Ammar Zoni kembali menutup sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkotika dengan momen emosional. Dia menitipkan surat permohonan perlindungan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui kekasihnya, Hayati Kamelia.

Momen tersebut terjadi setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menutup persidangan, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB pada. Di hadapan Kamelia, Ammar menunjukkan surat yang telah dia tulis.

"Saya sudah menulis ini (menunjukkan surat). Nanti kamu bawa nih, saya sudah membuat surat permohonan. Ini buat surat permohonan kepada Presiden," ujarnya.

Ammar menjelaskan, isi surat tersebut berisi permohonan perlindungan hukum terkait perkara yang sedang menjeratnya. Dia juga berharap ada kebijakan khusus dari Presiden.

"Isinya surat permohonan untuk perlindungan dan... ya, surat permohonan untuk perlindungan dengan permohonan grasi, atau amnesti, atau abolisi," katanya.

Aktor tersebut meminta kekasihnya untuk menyampaikan langsung permohonan itu atas namanya. Dia berharap surat tersebut dapat menjadi jalan untuk memperoleh kebijakan hukum yang meringankan.

"Kepada Bapak Presiden, kami memohon, nanti kamu (Kamelia) tolong sampaikan juga ya atas nama saya," ujarnya.

Ammar menilai pengajuan permohonan itu memiliki alasan tersendiri. Sebagai figur publik, dia merasa termasuk aset bangsa yang seharusnya mendapatkan perlindungan hukum.

Selain itu, permohonan tersebut juga berkaitan dengan kekhawatirannya untuk kembali ditempatkan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah proses persidangan selesai.

"Karena memang, petikan dari Bapak Presiden kan sudah jelas kalau para pengguna, khususnya figur publik, itu kan harus wajib direhabilitasi," ucapnya.

Dia berharap pengajuan surat tersebut dapat membuka peluang mendapatkan amnesti atau kebijakan lain yang memungkinkan dirinya menjalani rehabilitasi.

"Jadi kami memohon, mudah-mudahan dengan pengiriman permohonan ini bisa diberikan sebuah amnesti untuk rehabilitasi ataupun selesailah semua ini gitu lho. Mendapatkan kesempatan lagi," ujar Ammar.

Topik Menarik