Viral Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Menkes Bilang Begini!

Viral Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Menkes Bilang Begini!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 5 Februari 2026 - 17:56
share

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial pasien cuci darah curhat dipersulit menjalani pengobatan dengan BPJS. Pengalamannya mendapat sorotan publik.

Kisah si pasien cuci darah ini sampai ke telinga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Apa tanggapan Menkes?

Menkes mengungkapkan bahwa kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang bersangkutan mendadak nonaktif. Atas insiden itu, Menkes mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan BPJS dan Kementerian Sosial.

Ia memastikan bakal ada pertemuan untuk membenahi masalah tersebut.

"BPJS sudah menjelaskan bahwa ada perubahan dari pasien PBI. Nanti akan ada pertemuan untuk bisa merapikan masalah ini solusinya seperti apa, dipimpin Kemensos dan BPJS," ungkap Menkes saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).

Menkes Budi melanjutkan, akan ada pembahasan lebih lanjut khususnya teknis reaktivasi bagi pasien penyakit kronis yang akan didiskusikan dengan Kemensos dan BPJS.

"Alternatifnya sedang dibicarakan antara Kementerian Sosial dan BPJS, cuma saya tidak paham teknisnya seperti apa, tapi saya sudah terinformasi sudah ada komunikasi antara bpjs dengan Kemensos," jelas Menkes Budi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Keslan), dr Azhar Jaya menegaskan perbaikan akan diupayakan mengingat banyaknya pasien cuci darah yang kini tak bisa berobat dengan BPJS.

"Mengenai teman-teman yang cuci darah, yang kemarin tidak sempat di-cover, prinsipnya kami akan melayani dengan sebaiknya dulu supaya jangan dibuat gitu ya," papar dr Azhar.

"Nanti mengenai perbaikan-perbaikan, kami masih terus berkomunikasi dengan BPJS dan Kementerian Sosial. Jadi intinya nggak boleh berhenti," tambahnya.

Topik Menarik