Respons Anjloknya IHSG, Pemerintah bakal Naikkan Free Float Saham 15

Respons Anjloknya IHSG, Pemerintah bakal Naikkan Free Float Saham 15

Terkini | inews | Jum'at, 30 Januari 2026 - 11:44
share

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah merespons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok dalam beberapa hari dengan menaikkan aturan free float jadi 15 persen. Sebelumnya, anga free float di Indonesia hanya sebesar 8 persen.

"OJK dan BI diharapkan menerbitkan aturan yang meningkatan free float dari 7,5 ke 15 persen. Dan ini ditargetkan, kemarin sudah diumumkan OJK di bulan Maret," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (30/1/2026).

Menurut Airlangga, keputusan ini guna menjamin perlindungan bagi investor, serta menyetarakan dengan negara lainnya. Sebab, aturan free float sebelumnya dinilai terlalu rendah.

"Dan ini sebetulnya setara dengan berbagai negara, karena Indonesia atau bursa efek free floatnya terlalu rendah dibandingkan dengan Malaysia 25 persen, Hong Kong 25 persen, Thailand sama dengan Indonesia nantinya 15 persen," katanya.

"Singapura masih 10, Filipina 10, dan Inggris 10. Jadi kita ambil angka yang lebih terbuka dan tata kelola lebih baik," sambungnya.

Selain itu, kata Airlangga, juga memberlakukan demutualisasi guna menjaga stabilitas keuangan di Indonesia. Serta, limit dana pensiun dan asuransi untuk investasi di pasar modal ditingkatkan dari 8 persen ke 20 persen.

"Pemerintah tidak khawatir dengan kondisi market ekonom maupun kondisi fiskal Indonesia," ujar Airlangga.

Topik Menarik