Jembatan Bailey Rampung, 2 Desa di Langkat Sumut kembali Terhubung

Jembatan Bailey Rampung, 2 Desa di Langkat Sumut kembali Terhubung

Berita Utama | inews | Minggu, 25 Januari 2026 - 08:21
share

LANGKAT, iNews.id - Kodam I/Bukit Barisan lewat Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) menuntaskan pembangunan jembatan bailey yang menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Rampungnya jembatan tersebut membuat akses transportasi masyarakat kembali normal.

Pembangunan jembatan dilakukan oleh personel TNI yang tergabung dari Yonzipur 1/DD, Yonzikon 14/SWS, Yonzipur 11/DW, serta didukung Babinsa Koramil 07/Stabat Kodim 0203/Langkat.

Jembatan Bailey tipe 2-1 ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter. Jembatan dilengkapi papan lantai, balok pengapit dan pelat lantai, serta rangka jembatan dicat dengan warna merah putih.

Pada tahap akhir pengerjaan, kegiatan difokuskan pada pemasangan balok pengapit dan plat papan lantai, dilanjutkan pengecatan panel kanan dan kiri jembatan serta pengelasan lantai pelat.

Pada Kamis (22/1/2026) sore, pembangunan Jembatan Bailey Besilam-Banjaran Raya dinyatakan selesai 100 persen dan siap digunakan. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan kedua desa.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan akses transportasi dan aktivitas warga pascabencana.

"Melalui Satgas Gulbencal, Kodam I/BB terus hadir memberikan dukungan nyata guna memastikan konektivitas antarwilayah kembali berjalan normal dan roda perekonomian masyarakat dapat pulih secara bertahap," tulis keterangan TNI AD, Minggu (25/1/2026).

Topik Menarik