Jakarta Terendam Banjir, Pramono: Orang Masih Buang Sampah Sembarangan-Bangun di Bantaran Kali
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa permasalahan banjir di Jakarta tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca ekstrem. Ia menyinggung kebiasaan warga yang masih membuang sampah sembarang hingga banyaknya bangunan di bantaran kali.
Menurut Pramono, kedua faktor tersebut membuat aliran air menjadi tersumbat yang mengakibatkan kali meluap. Oleh karenanya, Pramono meminta agar warga meninggalkan kebiasaan buruk tersebut agar tak memperburuk banjir di Jakarta.
"Saudara-saudara sekalian, yang paling utama selain cuaca ekstrem tentunya ada persoalan-persoalan internal yang terjadi di Jakarta. Apa itu salah satunya? Orang masih buang sampah sembarangan, orang masih membangun di atas bantaran sungai, itu yang sebenarnya sudah nggak boleh lagi," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Dalam penanganan banjir ini, Pramono telah memutuskan melakukan normalisasi sejumlah sungai yang belum dilakukan pada periode sebelumnya. Langkah ini merupakan program jangka panjang dalam penanganan banjir di Jakarta.
Ridwan Kamil Buka-bukaan 29 Tahun Menikah Penuh Khilaf dan Dosa: Atalia Berhak Bahagia Tanpa Saya
"Sebenarnya dalam pemerintahan saya sekarang sudah memulai untuk normalisasi Ciliwung yang tidak pernah dilakukan dulu, normalisasi Krukut yang tidak dilakukan, normalisasi Kali Cakung Lama yang tadi sudah saya putuskan, dulu tidak dilakukan," ujar dia.
Pramono menegaskan bahwa penanganan banjir tentunya tidak bisa diselesaikan secara instan atau dengan bimsalabim. Penanganannya dilakukan secara bertahap mulai dari program jangka pendek seperti melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
"Sehingga dengan demikian kami melakukan itu dan memang ini tidak bisa dalam jangka pendek bim salabim selesai, ini perlu waktu dan untuk itu ada yang jangka pendek pengerukan, modifikasi cuaca," kata dia.










