Hari Ketiga Pencarian, Wanita Hilang di Hutan Makamdawa Belum Ditemukan

Hari Ketiga Pencarian, Wanita Hilang di Hutan Makamdawa Belum Ditemukan

Nasional | inews | Kamis, 22 Januari 2026 - 17:40
share

BREBES, iNews.id – Upaya pencarian terhadap Sumyati (49), warga Desa Galuh Timur, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Makamdawa, masih belum membuahkan hasil hingga hari ketiga, Kamis (22/1/2026). Tim gabungan dari Basarnas dan unsur SAR lainnya belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Komandan Tim Rescue, Syaeful Anwar menyampaikan bahwa strategi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). 

“Pada hari ketiga pencarian, tim dibagi menjadi tiga SRU untuk menjaring area-area yang dicurigai sebagai lintasan survivor,” ujar Syaeful dikutip dari iNews Purwokerto. 

Langkah ini diambil untuk memperluas cakupan penyisiran di jalur-jalur yang diperkirakan dilalui korban. Peristiwa hilangnya Sumyati terjadi pada Minggu (18/1/2026). 

Pukul 10.00 WIB, korban meninggalkan rumah. Dia dikenal sering berjalan ke hutan tanpa tujuan jelas serta memiliki riwayat gangguan pikiran dan epilepsi. 

Pada pukul 14.00 WIB, seorang saksi sempat melihatnya di perbatasan Dusun Makamdawa. Hingga malam hari, keluarga bersama warga melakukan pencarian mandiri, namun tidak berhasil. 

Perangkat desa kemudian meminta bantuan Unit Siaga SAR (USS) Brebes. Dalam operasi hari ketiga, SRU 1 menyisir jalur darat ke arah barat sejauh satu kilometer dengan cakupan dua kilometer persegi. 

SRU 2 bergerak ke arah timur dengan jarak sama dan luas area pencarian serupa. Sementara SRU 3 melakukan penyisiran di wilayah tenggara lokasi kejadian dengan radius satu kilometer dan cakupan satu kilometer persegi. Meski seluruh tim telah bekerja maksimal, hingga pencarian berakhir belum ada petunjuk baru mengenai keberadaan korban.

Syaeful Anwar menjelaskan, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti vegetasi hutan yang rapat serta hujan yang hampir selalu turun pada sore hari, sehingga jarak pandang terbatas. “Kami berharap korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” katanya.

Topik Menarik