Trump Ancam Macron dengan Tarif 200 jika Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza
WASHINGTON, iNews.id - Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif masuk 200 persen untuk produk minuman beralkohol kepada Prancis jika presiden negara itu Emmanuel Macron menolak bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.
Ancaman itu disampaikan Trump setelah mendengar dari jurnalis saat konferensi pers. Disebutkan, Macron menolak udangan untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza karena Trump memberlakukan tarif 10 persen kepada Prancis terkait Greenland.
"Apakah dia mengatakan itu?" kata Trump, merespons pertanyaan dari seorang jurnalis.
"Yah, tidak ada yang menginginkannya (Macron) karena dia segera lengser dari jabatannya," ujar Trump, melanjutkan.
Dia lalu mengancam Prancis dengan tarif 200 persen untuk produk minuman anggur dan sampanye.
"Saya akan mengenakan tarif 200 persen untuk anggur dan sampanyenya, dan dia akan bergabung, tapi dia tidak harus bergabung," tuturnya.
Sebelumnya stasiun televisi BFM TV, mengutip sumber pejabat Prancis, melaporkan Macron akan menolak undangan Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza. Alasannya ada kekhawatiran inisiatif yang dipimpin AS tersebut berpotensi merusak prinsip dan struktur PBB.
Dewan Perdamaian Gaza tak berada di bawah PBB, melainkan dipimpin langsung oleh Trump. Bahkan Sekjen PBB Antonio Guterres tidak diundang untuk menjadi anggotanya.
Trump pekan lalu mengumumkan pembentukan dewan tersebut sebagai bagian dari 20 poin rencana perdamaian Gaza. Tugas utama dari dewan adalah mengawasi pembentukan pemerintahan sementara Gaza serta rekonstruksi wilayah yang hancur lebur akibat serangan Israel selama 2 tahun itu.
Secara ringkas tugas Dewan Perdamaian Gaza adalah "Melakukan pengawasan strategis, memobilisasi sumber daya internasional, serta memastikan akuntabilitas saat Gaza bertransisi dari konflik menuju perdamaian dan pembangunan."










