Korban Tewas Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol Jadi 39 Orang, Penyebab Masih Misterius
MADRID, iNews.id - Jumlah korban tewas tabrakan dua kereta cepat di Spanyol, Minggu (18/1/2026), bertambah menjadi 39 orang, demikian keterangan sumber layanan darurat.
Selain itu sekitar 170 orang luka, sebanyak 75 di antaranya dirawat di rumah sakit. Dari jumlah korban yang dirawat, 15 di antaranya mengalami luka serius.
Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyebutkan 21 orang tewas dan 100 lainnya luka. Dari jumlah korban luka, 30 di antaranya dalam kondisi serius.
Operator kereta Spanyol ADIF menjelaskan, kereta cepat yang melaju dari Malaga menuju Madrid anjlok saat melesat di dekat Cordoba sekitar pukul 19.45 waktu setempat. Dua gerbong paling belakang masuk ke rel di sebelahnya.
Di saat bersamaan, muncul kereta cepat rute Madrid-Huelva, melaju dari arah berlawanan, hingga menghantam gerbong yang anjlok.
Kedua kereta membawa sekitar 500 orang saat kecelakaan terjadi. Masinis kereta rute Madrid-Huelva termasuk di antara korban tewas.
Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengatakan penyebab kecelakaan belum diketahui. Dia mengungkap kejanggalan dalam kecelakaan tersebut, yakni kereta anjlok di jalur lurus dan datar.
Puente menyebut kecelakaan itu sangat aneh, seraya menegaskan jalur rel tempat kecelakaan baru direnovasi pada Mei 2025.










