Negara-Negara Arab Peringatkan AS Tak Gulingkan Rezim Iran, Dampaknya Mengerikan
RIYADH, iNews.id - Sejumlah negara Arab memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak menggulingkan pemerintahan Iran di tengah meningkatnya ketegangan politik serta spekulasi serangan militer terhadap Teheran. Peringatan tersebut didorong kekhawatiran dampak mengerikan yang ditimbulkan, terutama terhadap stabilitas kawasan dan pasar minyak global.
Arab Saudi merupakan salah satu negara yang bersikap paling tegas. Riyadh menyatakan tidak akan mengizinkan AS maupun negara lain menggunakan wilayah udaranya untuk menyerang Iran.
Sikap ini disampaikan di tengah spekulasi bahwa Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi militer dengan dalih membela demonstran anti-pemerintah di Iran.
Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan, para pejabat Arab Saudi bahkan telah menyampaikan jaminan langsung kepada Iran bahwa wilayah udara mereka tidak akan digunakan untuk kepentingan serangan militer AS.
Selain itu, Saudi menegaskan tidak akan terlibat dalam konflik bersenjata apa pun jika perang kembali pecah, seperti yang terjadi pada Juni 2025.
Tak hanya Arab Saudi, negara-negara Teluk lainnya seperti Oman dan Qatar juga menyuarakan sikap serupa. Ketiganya secara bersama-sama menyerukan kepada pemerintahan Trump agar tidak menggulingkan rezim Iran maupun menyerang pejabat dan otoritas negara tersebut.
Menurut sejumlah sumber pejabat yang dikutip WSJ, negara-negara Arab tersebut memperingatkan Washington bahwa langkah militer terhadap Iran akan memicu konsekuensi serius.
Salah satu kekhawatiran utama adalah dampaknya terhadap pasar minyak global yang bisa bergejolak hebat, mengingat kawasan Teluk merupakan pusat produksi energi dunia.
Selain itu, instabilitas di Iran dinilai berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik yang lebih luas, yang pada akhirnya juga merugikan perekonomian AS sendiri. Lonjakan harga minyak dan gangguan jalur distribusi energi global diperkirakan akan menekan ekonomi negara-negara konsumen, termasuk AS.
Hingga kini, Gedung Putih belum memberikan penjelasan rinci terkait tindakan militer yang mungkin diambil terhadap Iran. Namun, sejumlah pejabat AS mengindikasikan bahwa opsi serangan masih terbuka dan kemungkinan besar dapat dilakukan jika situasi terus memburuk.
Sikap tegas negara-negara Arab tersebut menunjukkan kekhawatiran mendalam bahwa upaya menggulingkan rezim Iran bukan hanya akan memperparah konflik regional, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global.










