Trump Ancam Serang Iran, Teheran Bakal Incar Pangkalan AS dan Israel
DUBAI, iNews.id - Demonstrasi menentang pemerintah di penjuru Iran berlanjut, Minggu (11/1/2026). Laporan lembaga Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mengungkap korban tewas mencapai 117 orang selama pecahnya demonstrasi yang telah berlangsung 2 pekan.
Selain itu 2.600 pengunjuk rasa lainnya ditangkap di banyak kota dengan berbagai tuduhan.
Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan AS jika menyerang negaranya. Sebelumnya, para pejabat AS mengatakan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan secara serius serangan tersebut.
Menurut Ghalibaf, dalam pertemuan di gedung parlemen, militer AS dan Israel akan menjadi target yang sah sebagai pembalasan jika serangan itu terjadi
Ancaman Ghalibaf tersebut disambut oleh anggota parlemen lainnya dengan teriakan, "Matilah Amerika!"
Televisi pemerintah Iran menyiarkan langsung sidang parlemen tersebut.
Pada kesempatan itu, Ghalibaf memuji polisi dan pasukan Garda Revolusi Iran, khususnya Basij, yang melindungi kepentingan pemerintah dari praktik kekerasan para demonstran.
“Rakyat Iran harus paham bahwa kita akan menindak mereka dengan cara yang paling keras dan menghukum mereka yang ditangkap,” kata Ghalibaf, seperti dikutip dari Associated Press (AP), Senin (12/1/2026).
Dia juga mengancam Israel, wilayah negara Yahudi itu serta pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah kemungkinan akan menjadi target.
“Jika terjadi serangan terhadap Iran, baik wilayah penjajah (Israel) maupun semua pusat, pangkalan, dan kapal militer Amerika di kawasan, akan menjadi target sah kami,” kata Ghalibaf.
Belum jelas seberapa serius Iran akan membalas serangan itu, terutama setelah sistem pertahanan udaranya porak-poranda dalam perang 12 hari melawan Israel pada Juni lalu.
Keputusan untuk berperang akan bergantung pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Misi militer AS di Timur Tengah Centcom menyatakan dalam posisi siap dengan pasukan, mencakup seluruh kemampuan tempur, termasuk pertahanan dari kemungkinan pembalasan.





