Kemnaker Buka Suara soal Viral BSU Rp600.000 Cair Lagi di Januari 2026
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) buka suara terkait kabar Bantuan Subsidi Upah (BSU) cair kembali di Januari 2026. Diketahui, kabar tersebut viral di media sosial.
Merespons hal itu, Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono menegaskan hingga kini belum ada kebijakan resmi mengenai penyaluran BSU di tahun 2026.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang mengatasnamakan program BSU 2026. Ia menyoroti maraknya informasi yang mencantumkan tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi menjadi modus penipuan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," ujar Faried dalam keterangan resminya, Rabu (7/1/2026).
"Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” sambung dia.
Faried menjelaskan, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada 2025 dengan jumlah penerima mencapai 16.048.472 pekerja atau buruh yang memenuhi ketentuan. Namun, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan kebijakan lanjutan terkait penyaluran BSU pada 2026.
“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” kata Faried.
Kemnaker juga mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kerugian dan keresahan di tengah masyarakat.










