BNPB Sebut Pencarian Korban Banjir Sumatra Dilanjutkan hingga 8 Januari
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, operasi pencarian dan pertolongan korban banjir bandang dan longsor di Sumatra masih dilanjutkan. Pencarian tersebut tetap berlangsung hingga fase tanggap darurat provinsi dievaluasi pada 8 Januari 2026 mendatang.
"Operasi pencarian dan pertolongan masih diteruskan sampai nanti fase tanggap darurat provinsi nanti dievaluasi pada akhir perpanjangan ketiga di tanggal 8 Januari," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (6/1/2026).
Abdul menambahkan, perpanjangan tanggap darurat masih dilakukan sampai hari ini di sembilan daerah di Aceh dan sembilan daerah masuk ke dalam transisi darurat.
“Kita harapkan pergeseran dari tanggap darurat ke transisi darurat akan diikuti oleh kabupaten/kota lain pada saat nanti perpanjangan tanggap daruratnya berakhir," tuturnya.
Adapun, proses pemulihan di lokasi pascabencana juga terus dilakukan. Perbaikan fasilitas awal dilakukan di Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
Hasil Liga Italia 2025-2026 Semalam: Lazio vs Bologna Imbang 1-1, Napoli Sikat Juventus 2-1
“Artinya proses-proses yang kita lakukan di fase awal recovery dan pemulihan sudah mulai dilakukan di seluruh kabutaen kota di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan diharapkan di Aceh akan mengikuti,” kata dia.
Sebelumnya, BNPB mengungkap korban jiwa bencana banjir bandang Sumatra-Aceh tembus 1178 jiwa dan didominasi di Provinsi Aceh yang mencapai 543.
“Progres pencarian dan pertolongan, korban jiwa saat ini yg paling dominan ada di Aceh 543 jiwa,” kata Abdul, Selasa (6/1/2026).
Abdul Muhari mengungkap adanya penambahan satu korban jiwa di Tapanuli Tengah setelah sebelumnya total korban meninggal mencapai 1.177 jiwa.
“Per hari ini, masih ada tambahan korban jiwa di Tapanuli Tengah 1 jiwa sehingga total korban per hari ini 1178 jiwa,” tuturnya.










