Prabowo Minta Disiplin Prosedur MBG Diperketat, Wanti-wanti Jangan Ada Insiden lagi
BOGOR, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta agar disiplin prosedur Makan Bergizi Gratis (MBG) terus ditingkatkan. Hal itu disampaikan Prabowo dalam retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, Prabowo mewanti-wanti jangan sampai ada lagi kejadian yang tak diinginkan.
“Kalau berkenaan dengan masalah kendala-kendala teknis, setidaknya ada dua. Yang pertama, beliau menghendaki untuk disiplin prosedur itu ditingkatkan," kata Prasetyo.
“Bapak Presiden meminta semaksimal mungkin ini tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” sambung dia.
Menurut Prasetyo, secara anggaran tidak ada masalah dalam program MBG. Sebab, di dalam APBN Tahun Anggaran 2026 sudah dialokasikan Rp335 triliun.
“Jadi kira-kira secara teknis dan anggaran tidak ada masalah," ujar dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara statistik 99,99 persen berhasil. Meski begitu, Prabowo mengakui program MBG saat ini masih ada kekurangan.
“Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti,” ujar Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
Namun, Prabowo menegaskan kekurangan yang ada harus bisa diperkecil. Oleh karena itu, program MBG harus bisa terus dirasakan dengan baik oleh masyarakat.










